YESUS LAHIR!

24 Dec 2019

 

Lukas 2 : 1 - 7

Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia. Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria. Maka pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing di kotanya sendiri. Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, – karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud – supaya didaftarkan bersama-sama dengan Maria, tunangannya, yang sedang mengandung. Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.

 

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia

 

 

Sobat Teruna, selamat merayakan Natal Tuhan kita Yesus Kristus yang telah lahir ke dunia. Ia lahir bagi kita semua di kota Daud Betlehem yang artinya rumah roti. Meskipun Tuhan Yesus lahir di Betlehem, kelahiran-Nya sangat berdampak sampai ke penjuru dunia, bahkan sampai ke ujung dunia. Gema kelahiran-Nya tidak terbatas hanya di Yerusalem dan Betlehem.

 

Dalam perikop bacaan kita, dikisahkan bagaimana keadaan saat Kristus akan lahir. Kala itu sebagai warga negara yang baik dan bertanggung jawab,Maria serta Yusuf harus mendaftarkan kependudukannya. Mereka patuh atas perintah pemerintah waktu itu yaitu Kaisar Agustus selaku Kaisar Romawi dan wali negerinya Kirenius. Yusuf dan Maria bukanlah penduduk gelap yang tak terdaftar. Sebagai warga negara tentu mereka memiliki hak dan kewajiban serta perlakuan yang sama. Bersamaan ketika mereka mendaftarkan diri tersebut, Yesus Kristus pun lahir. Ia lahir di tempat yang sederhana, dibalut dengan kain lampin yang tidak bisa digunakan lagi. Ia dibaringkan dalam palungan, mungkin tempat makanan hewan. Itu adalah tanda keprihatinan Tuhan Allah terhadap kehinaan manusia yang berdosa. Tuhan Yesus lahir di tempat yang tidak layak agar kita manusia berdosa menjadi layak. Ia datang supaya kita sekalian kembali ke jalan yang benar dan didamaikan serta diselamatkan.

 

Sobat Teruna, apakah yang dapat kita perbuat dalam mensyukuri kasih Allah Bapa yang besar? Selayaknya kita hidup dengan sungguh-sungguh melakukan perintah-Nya, Ia yang turun ke dunia menjadi sama dengan manusia. Mari belajar dengan rajin dan melahirkan karya-karya bermanfaat untuk menolong orang banyak. Itu juga merupakan ungkapan syukur nyata yang patut kita perbuat bagi kemuliaan-Nya.

 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Aku bersyukur, Engkau berkenan ada di antara manusia dan menyelamatkan ciptaan-Mu. Biarlah segala yang bernafas memuliakan-Mu.

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon