INGATLAH, TUHAN YESUS TETAP SETIA


2 Timotius 2 : 8-13

8 Ingatlah ini: Yesus Kristus, yang telah bangkit dari antara orang mati, yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud, itulah yang kuberitakan dalam Injilku. 9 Karena pemberitaan Injil inilah aku menderita, malah dibelenggu seperti seorang penjahat, tetapi firman Allah tidak terbelenggu. 10 Karena itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang pilihan Allah, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam Kristus Yesus dengan kemuliaan yang kekal. 11 Benarlah perkataan ini: ”Jika kita mati dengan Dia, kita pun akan hidup dengan Dia; 12 jika kita bertekun, kita pun akan ikut memerintah dengan Dia; jika kita menyangkal Dia, Dia pun akan menyangkal kita; 13 jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya."

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia

Sobat Teruna, ada dua remaja yang bersahabat karib; Donny dan Billy. Kemana-mana mereka selalu berdua. Donny memiliki hobi memancing, sedangkan Billy berburu kupu-kupu. Suatu hari mereka pergi ke sungai yang letaknya tidak jauh dari hutan. Ketika sedang asyik-asyiknya melakukan kegiatan sesuai hobi masing-masing, tiba-tiba muncul beruang dari belakang Donny. Ketika Billy mengetahui hal tersebut, dia lari ketakutan meninggalkan Donny sendirian, lalu bersembunyi di balik pepohonan. Ia cemas dan berpikir pasti sahabatnya sudah mati diterkam beruang. Setelah beruang tersebut pergi, dia segera mendekati Donny yang terkelungkup di tepi sungai. Billy menangis sejadi-jadinya. Tiba-tiba Donny berbalik sambil bertanya, “Lho, kenapa kamu menangis?” Billy pun balik bertanya, “Lho, kamu tidak apa-apa ya?” Dengan tenang sambil bangkit Donny berkata, “Saya tidak apa-apa, hanya saja beruang tadi berpesan, Billy itu bukanlah sahabat yang setia, jangan bersahabat dengannya.”


Sobat Teruna, bagaimanakah perasaan kita apabila sahabat yang dipercayai ternyata berkhianat atau tidak setia pada janji dan komitmen? Padahal kita rela berkorban bahkan berbagi apapun dengannya. Apa yang biasa kita lakukan terhadap sahabat seperti itu? Di dunia ini sahabat yang bisa bertahan lama memang langka. Kita sering kecewa dengan sahabat sendiri karena mereka tidak setia dalam mempertahankan persahabatan. Namun demikian, bersyukurlah bahwa kita mempunyai sahabat yang setia yaitu Tuhan Yesus Kristus. Dia bukan saja rela menderita dan mati bagi keselamatan kita, tetapi juga tetap setia. “Jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tak dapat menyangkal diri-Nya” (ayat 13). Karena itu jangan pernah menyangkali atau meninggalkan-Nya. Ingatlah, Tuhan Yesus tetap setia sekalipun kita tidak setia!

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan Yesus Sahabatku yang setia, mohon teguhkanlah hatiku untuk tidak menyangkali-Mu, serta berikanlah aku hikmat-Mu sehingga dapat membedakan manakah sahabat sejati dan tidak.