JADILAH TELADAN

 

2 Timotius 3 : 10-14

 

10 Tetapi engkau telah mengikuti ajaranku, cara hidupku, pendirianku, imanku, kesabaranku, kasihku dan ketekunanku. 11 Engkau telah ikut menderita penganiayaan dan sengsara seperti yang telah kuderita di Antiokhia dan di Ikonium dan di Listra. Semua penganiayaan itu kuderita dan Tuhan telah melepaskan aku dari padanya. 12 Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya, 13 sedangkan orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan. 14 Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu.

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia

 

Sobat Teruna, pernahkah kita katakan kepada adik atau teman-teman: “Kamu kan sudah belajar nich dari cara hidupku. Kamu juga belajar bahwa aku ini orangnya sabar loh. Aku ini punya pendirian yang teguh, penuh kasih dan selalu tekun. Sekalipun tantangan yang dihadapi cukup berat ketika diejek sok pinter, sok suci, dll., tetapi dengan sabar dan kerendahan hati aku menerima semuanya itu bukan?” Apakah pernah kita mengatakan hal-hal seperti itu kepada sesama? Kalau belum pernah, mengapa?

 

Rasul Paulus sebagai orang tua pernah berkata seperti itu kepada Timotius. “Tetapi engkau telah mengikuti ajaranku, cara hidupku, pendirianku, imanku, kesabaranku, kasihku dan ketekunanku (ayat 10). Rasul Paulus dengan tegas dan berani mengatakan bahwa Timotius telah mengikuti ajarannya. Ajaran tentang kasih Tuhan Yesus, pengampunan dan keselamatan yang dianugerahkan-Nya maupun cara hidup yang baik dan iman yang teguh, juga kesabaran dan ketukanannya. Mengapa Paulus berani berkata seperti itu? Karena ia sudah melakukannya dan memberi teladan yang baik. Kita juga bisa mengatakan hal yang sama. Kuncinya, kita harus menunjukkan dan melakukannya terlebih dahulu. So pasti tidak mudah untuk menjadi teladan yang baik. Namun, kalau tetap tekun dan berpegang teguh pada ajaran yang diberikan oleh para orangtua maupun guru yang takut akan Tuhan, maka kita pasti bisa melakukan hal yang sama. Yang penting kata Rasul Paulus, “...hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu.” Percayalah bahwa Roh Kudus memperlengkapi sobat Teruna untuk dapat menjadi teladan tentang semua pengajaran yang diberikan berdasarkan firman Tuhan.

 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan Yesus tolonglah aku agar dapat menjadi teladan dan contoh yang baik dimana pun berada.

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon