SIAP SEDIALAH DALAM SEGALA HAL


2 Timotius 4 : 1-5

1 Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya: 2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. 3 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. 4 Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. 5 Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!.

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia

Biasanya orang akan melakukan persiapan sebelum melaksanakan perjalanan jauh dengan harapan segala rencana dapat terlaksana dengan baik. Namun, bagaimana jika di tengah perjalanan tiba-tiba muncul hambatan di luar perkiraan? Tentu kondisi yang tidak diharapkan ini menjadi tantangan yang harus dihadapi agar tiba di tujuan akhir yang direncanakan. Pilihan ada pada si pelaksana rencana dalam menyelesaikan masalah. Apapun pilihannya, konsekuensi tetap ada.


Rasul Paulus menasihati Timotius untuk bertahan dalam tugas panggilannya memberitakan Injil Kristus. Ia berpesan dengan sungguh-sungguh kepada Timotius untuk memberitakan Inji. Mengapa Paulus menasihati demikian? Apakah Timotius lalai melaksanakan tugasnya? Tentu tidak. Justru Paulus mendorong semangat Timotius untuk siap sedia memberitakan Injil Kristus kapan pun waktunya (ayat 2) dan menguasai diri dalam segala hal (ayat 4) meskipun menghadapi tantangan. Jika merujuk ayat 3-4, kita menemukan tantangan tersebut, yakni banyaknya pengajar-pengajar palsu dan kecenderungan para pendengar yang lebih senang mendengar kata-kata yang sedap ditelinga. Karena itu, Rasul Paulus dengan segenap hati menasihati Timotius supaya tidak terkecoh pada kondisi ini, melainkan tetap bersemangat memberitakan Injil Kristus. Bahkan solusi menarik diberikan Paulus kepada Timotius, yakni kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita dan lakukanlah pekerjaan pemberitaan Injil Kristus (ayat 5).


Sobat Teruna, perintah untuk siap sedia juga berlaku bagi kita sekalian sebagai murid-murid Kristus. Kita diingatkan untuk tidak memilih mendengar kata-kata yang sedap di telinga tetapi berujung maut. Kita harus menerima dinasihati oleh firman Tuhan, supaya dalam persiapan di masa remaja, kita dimampukan menghadapi setiap tantangan kehidupan. Dengan demikian kita dapat mencapai tujuan Tuhan yaitu menjadi teruna yang memuliakan nama-Nya.

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Ya Tuhan, mohon ajarlah aku bersedia membuka telinga dalam kerendahan hati, supaya setiap nasihat dan teguran yang baik dan benar itudapat masuk dan menolong untuk menjadi teruna kebanggaan Kristus melalui aktifitas keseharian.