MELAYANI DENGAN BERTANGGUNGJAWAB


Bilangan 4 : 17-20

17 Tuhan berfirman kepada Musa dan Harun: 18 ”Perhatikanlah supaya puak Kehat dan kaum-kaumnya jangan musnah binasa dari tengah-tengah orang Lewi. 19 Inilah yang harus kamu lakukan bagi mereka, supaya mereka tinggal hidup dan jangan mati, apabila mereka mendekat ke barang-barang maha kudus: Harun dan anak-anaknya haruslah masuk ke dalam dan menempatkan mereka masing-masing di tempat tugasnya dekat barang yang harus diangkat. 20 Tetapi janganlah orang Kehat masuk ke dalam untuk melihat barang-barang kudus itu walau sesaat pun, nanti mereka mati.”

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia

Allah yang kita imani adalah Allah yang kudus. Ia juga menguduskan bait-Nya. Tidak bisa sembarangan orang dapat melihat atau masuk ke dalamnya. Inilah yang Allah perintahkan kepada Musa untuk meneruskannya kepada puak KEHAT. Perintah ini harus ditaati. Jika mereka melanggarnya, maka akan mati. Siapakah puak Kehat? Puak Kehat adalah satu dari tiga puak dalam suku Lewi (Gerson, Kehat dan Merari – Bilangan 3:17). Masing-masing puak mempunyai tugas yang diatur oleh Harun untuk membantu penyelenggaraan peribadahan. Dalam pelaksanaan tugas, mereka saling melengkapi.


Sobat Teruna, kita adalah pelayan Tuhan dan mempunyai tanggungjawab dalam pelayanan. Dalam kegiatan di rumah, sekolah, gereja dan masyarakat, kita juga mempunyai tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Misalnya di rumah membantu ibu menyapu rumah. Di masyarakat ada kerja bakti dan di sekolah belajar kelompok. Dalam semua kegiatan itu kita dituntut dapat bekerja sama, tidak ada yang boleh menyombongkan diri dengan kelebihan yang ada. Jika sikap sombong tetap dipertahankan, maka tidak akan ada damai sejahtera.


Sobat muda, melayani Tuhan tidak perlu menunggu menjadi tua. Di usia belia pun kita dapat melayani Tuhan. Mari belajar dari puak Kehat yang melayani dengan bertanggung jawab juga bekerja sama dengan puak lainnya. Kita tidak akan mampu melakukan pelayanan sendirian. Bersyukurlah ada orangtua, saudara, kakak layan Pelkat PT yang akan membantu dan melengkapi pelayanan kita dengan baik. Bukankah di gereja, teruna juga mendapat kesempatan melayani Tuhan dalam pekerjaan khusus? Misalnya menjadi penata LCD dalam Ibadah Hari Minggu, menjadi pemandu lagu, menjadi organis/pianis. Mengucap syukurlah kepada Tuhan karena sejak masih remaja, kita dilayakkan menjadi pelayan-Nya.

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Ya Allah Bapa, aku bersyukur karena Tuhan memberikan kesempatan untuk melayani-Mu dalam usia remaja.