“JANGAN BANYAK ALASAN…!"

14 Apr 2020

 

Keluaran 4 : 1 - 10

                              

1 Lalu sahut Musa: ”Bagaimana jika mereka tidak percaya kepadaku dan tidak mendengarkan perkataanku, melainkan berkata: Tuhan tidak menampakkan diri kepadamu?” 2 Tuhanberfirman kepadanya: ”Apakah yang di tanganmu itu?” Jawab Musa: ”Tongkat.” 3 Firman Tuhan: ”Lemparkanlah itu ke tanah.” Dan ketika dilemparkannya ke tanah, maka tongkat itu menjadi ular, sehingga Musa lari meninggalkannya. 4 Tetapi firman Tuhan kepada Musa: ”Ulurkanlah tanganmu dan peganglah ekornya” – Musa mengulurkan tangannya, ditangkapnya ular itu, lalu menjadi tongkat di tangannya 5 – ”supaya mereka percaya, bahwa Tuhan, Allah nenek moyang mereka, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub telah menampakkan diri kepadamu.” 6 Lagi firman Tuhan kepadanya: ”Masukkanlah tanganmu ke dalam bajumu.” Dimasukkannya tangannya ke dalam bajunya, dan setelah ditariknya ke luar, maka tangannya kena kusta, putih seperti salju. 7 Sesudah itu firman-Nya: ”Masukkanlah tanganmu kembali ke dalam bajumu.” Musa memasukkan tangannya kembali ke dalam bajunya dan setelah ditariknya ke luar, maka tangan itu pulih kembali seperti seluruh badannya. 8 ”Jika mereka tidak percaya kepadamu dan tidak mengindahkan tanda mujizat yang pertama, maka mereka akan percaya kepada tanda mujizat yang kedua. 9 Dan jika mereka tidak juga percaya kepada kedua tanda mujizat ini dan tidak mendengarkan perkataanmu, maka engkau harus mengambil air dari sungai Nil dan harus kaucurahkan di tanah yang kering, lalu air yang kauambil itu akan menjadi darah di tanah yang kering itu.” 10 Lalu kata Musa kepada Tuhan: ”Ah, Tuhan, aku ini tidak pandai bicara, dahulu pun tidak dan sejak Engkau berfirman kepada hamba-Mu pun tidak, sebab aku berat mulut dan berat lidah.”

 

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia

 

 

 

 

Apa yang akan diperbuat Sobat Teruna ketika seseorang meminta untuk melakukan sesuatu hal bagi dirinya? Tidak jarang kita mencari banyak alasan untuk menolaknya. Kita merasa tidak sanggup melakukan apa yang diharapkan karena menganggap itu pekerjaan yang berat.

 

 

Ketika Musa ditugaskan Tuhan untuk membebaskan umat Israel dari penderitaan di tanah Mesir, dia tidak langsung menerimanya. Musa menolak panggilan Tuhan dengan berbagai macam alasan. Dari keseluruhan perikop bacaan ini, terdapat 3 (tiga) kali Musa menyatakan penolakannya atas panggilan Tuhan. Pertama 4:1. Lalu sahut Musa, "Bagaimana jika mereka tidak percaya kepadaku dan tidak mendengarkan perkataanku, melainkan berkata: TUHAN tidak menampakkan diri kepadamu?" Kedua 4:10. Lalu kata Musa kepada TUHAN: "Ah, Tuhan, aku ini tidak pandai bicara, dahulu pun tidak dan sejak Engkau berfirman kepada hamba-Mu pun tidak, sebab aku berat mulut dan berat lidah." Ketiga 4:13. Tetapi Musa berkata: "Ah, Tuhan, utuslah kiranya siapa saja yang patut Kauutus." Musa merasa dirinya tidak sanggup menghadapi Firaun maupun memimpin umat Israel yang tegar tengkuk, padahal Tuhan Allah sudah memberikan bukti-bukti kuasa-Nya di hadapan Musa. Akibatnya Tuhan menjadi marah terhadap Musa. Namun demikian, akhirnya Musa mau menjalankan tugas itu. Dia memimpin umat Israel keluar dari Mesir.

 

 

Tuliskan ALASAN-ALASAN seseorang menolak melakukan perintah Tuhan dalam hidupnya:

……………………………………………………………………………………….....
…………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………………………..

 

 

Sobat Teruna, mari dalam perjalanan kehidupan ini, kita tidak menolak apa yang Tuhan perintahkan. Kalau Tuhan memberi perintah, pasti ada maksud dan tujuan yang sangat penting. Jadi jangan menolak melakukannya dengan mencari berbagai macam alasan. Ingatlah, bahwa Tuhan Yesus tidak menolak ketika diutus Bapa untuk menyelamatkan kita. Mari kita juga bersedia melakukan amanat pengutusan-Nya dengan taat dan murah hati..

 

 

 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Ya Allah Bapa, tolonglah aku agar mampu menjalankan apa yang Engkau kehendaki dalam kehidupan ini sehingga aku layak disebut anak-anak-Mu.

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon