JANGAN MENINDAS ORANG LAIN


Keluaran 5 : 10 - 19

10 Maka para pengerah bangsa itu dan para mandurnya pergi dan berkata kepada mereka: ”Beginilah kata Firaun: Aku tidak memberi jerami lagi kepadamu. 11 Pergilah kamu sendiri mengambil jerami, di mana saja kamu mendapatnya, tetapi pekerjaanmu sedikit pun tidak boleh kurang.” 12 Lalu berseraklah bangsa itu ke seluruh tanah Mesir untuk mengumpulkan tunggul gandum sebagai pengganti jerami. 13 Dan pengerah-pengerah itu mendesak mereka dengan berkata: ”Selesaikan pekerjaanmu, yaitu tugas sehari, seperti pada waktu ada jerami.” 14 Lalu pengerah-pengerah Firaun memukul mandur-mandur Israel, yang mereka angkat, sambil bertanya: ”Mengapakah kamu pada hari ini tidak menyelesaikan jumlah batu bata yang harus kamu buat seperti kemarin?” 15 Sesudah itu pergilah para mandur Israel kepada Firaun dan mengadukan halnya kepadanya: ”Mengapakah tuanku berlaku seperti itu terhadap hamba-hambamu ini? 16 Jerami tidak diberikan lagi kepada hamba-hambamu ini tetapi walaupun begitu, kami diperintahkan: Buatlah batu bata. Dan dalam pada itu hamba-hambamu ini dipukuli, padahal rakyat tuankulah yang bersalah.” 17 Tetapi ia berkata: ”Pemalas kamu, pemalas! Itulah sebabnya kamu berkata: Izinkanlah kami pergi mempersembahkan korban kepada Tuhan! 18 Jadi sekarang, pergilah, bekerja! Jerami tidak akan diberikan lagi kepadamu, tetapi jumlah batu bata yang sama harus kamu serahkan.” 19 Maka mengertilah para mandur Israel, bahwa mereka ada dalam keadaan susah, karena dikatakan kepada mereka: ”Kamu tidak boleh mengurangi jumlah batu bata pada tiap-tiap hari.”

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia



Sobat Teruna dalam bacaan hari ini dikisahkan Musa dan Harun menghadap Raja Firaun dan memohon perkenanannya untuk membolehkan umat Israel pergi beberapa hari ke padang gurun guna mempersembahkan korban kepada Tuhan Allah. Namun demikian, hal tersebut tidak diijinkan oleh Raja Firaun karena akan merugikan dirinya. Bahkan hal tersebut membuat Raja Firaun mengeluarkan perintah agar umat Israel dipaksa untuk bekerja membuat batu bata dengan jumlah yang sudah ditentukan. Umat Israel disuruh mencari jerami ke berbagai tempat untuk dijadikan bahan tambahan pembuatan batu bata. Umat Israel disiksa dan ditindas oleh Firaun sehingga semakin hari mereka mengalami penderitaan yang sangat berat.


Tentu perbuatan Firaun itu sangat tidak manusiawi. Tuhan tidak suka melihat penguasa yang menindas umat-Nya, sehingga mereka berteriak minta tolong (ingat psl. 2:23). Tuhan tidak mengharapkan tindakan yang kejam terhadap orang lain. Sebaliknya Tuhan mengharapkan setiap orang dapat berlaku baik terhadap sesamanya, sehingga kehidupan ini dapat dinikmati dengan damai dan sejahtera.


Karena itu Sobat Teruna diingatkan agar tidak menindas sesama kita. Sebaliknya, marilah kita saling mengasihi satu dengan yang lainnya. Biarlah kita menjadi pengikut Tuhan Yesus yang membawa kedamaian dalam hidup ini. Kita diajak untuk tidak melakukan tindak kekerasan terhadap sesama, karena perbuatan tersebut merugikan orang lain. Kita diminta untuk saling mengasihi satu dengan lainnya. Firman Tuhan berkata, “Kita yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan mencari kesenangan sendiri (Roma 15:1). Biarlah sikap dan tindakan kita sungguh-sungguh mencerminkan anak-anak Tuhan yang menghadirkan damai sejahtera-Nya bagi sesama, sehingga mereka yang menderita tidak putus asa tetapi tetap berpengharapan.


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Ya Tuhan, tolong mampukan aku untuk memberlakukan sesama dalam cinta kasih Kristus, sehingga mereka tidak putus asa dalam penderitaannya