BEDA BAHAN TAPI TUJUAN DAN CARA SAMA

4 May 2020

 

Imamat 3 : 1 - 9

                              

”Jikalau persembahannya merupakan korban keselamatan, maka jikalau yang dipersembahkannya itu dari lembu, seekor jantan atau seekor betina, haruslah ia membawa yang tidak bercela ke hadapan Tuhan. 2 Lalu ia harus meletakkan tangannya di atas kepala persembahannya itu, dan menyembelihnya di depan pintu Kemah Pertemuan, lalu anak-anak Harun, imam-imam itu haruslah menyiramkan darahnya pada mezbah sekelilingnya. 3 Kemudian dari korban keselamatan itu ia harus mempersembahkan lemak yang menyelubungi isi perut, dan segala lemak yang melekat pada isi perut itu sebagai korban api-apian bagi Tuhan, 4 dan lagi kedua buah pinggang dan lemak yang melekat padanya, yang ada pada pinggang dan umbai hati yang harus dipisahkannya beserta buah pinggang itu. 5 Anak-anak Harun harus membakarnya di atas mezbah, yakni di atas korban bakaran yang sedang dibakar di atas api, sebagai korban api-apian yang baunya menyenangkan bagi Tuhan. 6 Jikalau persembahannya untuk korban keselamatan bagi Tuhan adalah dari kambing domba, seekor jantan atau seekor betina, haruslah ia mempersembahkan yang tidak bercela. 7 Jikalau ia mempersembahkan seekor domba sebagai persembahannya, ia harus membawanya ke hadapan Tuhan. 8 Lalu ia harus meletakkan tangannya ke atas kepala persembahannya itu dan menyembelihnya di depan Kemah Pertemuan, lalu anak-anak Harun harus menyiramkan darahnya pada mezbah sekelilingnya. 9 Kemudian dari korban keselamatan itu ia harus mempersembahkan lemaknya sebagai korban api-apian bagi Tuhan, yakni segenap ekornya yang berlemak yang harus dipotong dekat pada tulang belakang, dan lemak yang menyelubungi isi perut, dan segala lemak yang melekat pada isi perut itu

 

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia

 

 

 

Masih dalam konteks persembahan kepada Tuhan, Musa mengingatkan umat Israel untuk tetap mengikuti setiap aturan dan cara dalam mempersembahkan kurban tersebut. Sobat Teruna dalam bacaan hari ini, bagaimana umat jika ingin mempersembahkan kurban keselamatan. Kurban keselamatan tersebut dapat berasal dari lembu atau kambing domba. Walau berbeda “bahan” namun tujuan dan cara mempersembahkannya sama. Tujuannya adalah untuk menyenangkan hati Tuhan. Yang harus dilakukan adalah menyembelih di depan pintu Kemah Pertemuan dan darahnya pada mezbah sekelilingnya. Yang dipersembahkan berupa lemak dari hewan yang dipersembahkan tersebut. Lemak yang menyelubungi isi perut dan kedua buah pinggang yang dipisahkan dari lemak umbai hati (lih.ay.2-4; 8-10).

 

Sobat Teruna, apa yang kita persembahkan kepada Tuhan? Selain mempersembahkan harta, firman Tuhan mengingatkan kita untuk juga mempersembahkan hidup kita karena itu yang berkenan kepada-Nya. Bagaimana mempersembahkan hidup kita? Apakah hanya duduk diam berdoa dan membaca Alkitab? Tidak. Persembahkanlah potensi dan talenta yang ada pada kita untuk kemuliaan-Nya, untuk membantu banyak orang di sekitar kita. Pasti masing-masing kita mempunyai talenta dan kemampuan. Ada yang pandai memainkan alat musik, seperti gitar, organ, piano. Ada yang pandai bernyanyi. Ada yang mampu membaca puisi dengan sangat baik. Jika talenta atau kemampuan tersebut digunakan untuk memuliakan Tuhan, maka masing-masing mempunyai “bahan” talenta atau kemampuan yang berbeda namun memiliki satu tujuan. Satu tujuan dalam memuji dan memuliakan Tuhan dengan cara ibadah yang sama.

 

Sobat Teruna makna dari firman Tuhan ini adalah Dia menginginkan kita mempersembahkan hidup kita dengan kemampuan yang berbeda tersebut untuk satu tujuan yakni untuk memuliakan nama-Nya.

 

 

 

 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan, terimakasih dan mampukan aku memakai talentaku dalam memuliakan nama-Mu.

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon