MULIAKAN ALLAH DENGAN TUBUHMU


1 Korintus 6 : 12 - 16

12 Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apa pun. 13 Makanan adalah untuk perut dan perut untuk makanan: tetapi kedua-duanya akan dibinasakan Allah. Tetapi tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Tuhan, dan Tuhan untuk tubuh. 14 Allah, yang membangkitkan Tuhan, akan membangkitkan kita juga oleh kuasa-Nya. 15 Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah anggota Kristus? Akan kuambilkah anggota Kristus untuk menyerahkannya kepada percabulan? Sekali-kali tidak! 16 Atau tidak tahukah kamu, bahwa siapa yang mengikatkan dirinya pada perempuan cabul, menjadi satu tubuh dengan dia? Sebab, demikianlah kata nas: ”Keduanya akan menjadi satu daging.”

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia



Agus dan Budi adalah sahabat baik. Suatu kali mereka berdebat tentang tubuh, jiwa dan roh manusia. Agus berpendapat bahwa roh dan jiwa manusia lebih penting dari tubuh. Pendapat Agus didasarkan pada khotbah dari pendetanya yang sering menekankan tentang pentingnya “usaha membawa banyak jiwa untuk datang kepada Yesus.” Sedangkan Budi, tidak sependapat dengan Agus. Menurutnya, tubuh manusia lebih penting dari roh dan jiwa. Untuk menguatkan pendapatnya, Budi mengutip beberapa ayat Alkitab, di antaranya Roma 12:1 dan 1 Korintus 6:12,19. Bagaimana dengan sobat Teruna, lebih setuju kepada pendapat Agus atau Budi?


Kebanyakan orang, termasuk umat Kristiani menganggap bahwa roh dan jiwa lebih penting daripada tubuh. Satu hal yang pasti bahwa Alkitab tidak pernah menganggap tubuh lebih mulia daripada roh dan jiwa atau sebaliknya. Alkitab menegaskan bahwa tubuh, roh dan jiwa adalah bagian dari kehidupan manusia yang penting. Alasannya karena keselamatan dari Tuhan Yesus mencakup tubuh, roh dan jiwa. Jadi, tubuh tidak boleh dianggap remeh, rendah dan hina. Dalam bacaan Alkitab hari ini, Rasul Paulus menekankan bahwa tubuh adalah anggota Kristus. Itu artinya, tubuh kita juga diselamatkan oleh Tuhan Yesus. Rasul Paulus juga mengatakan bahwa tubuh adalah bait Roh Kudus. Sehubungan dengan hal itu, Rasul Paulus menegaskan bahwa orang yang sudah diselamatkan Tuhan Yesus tidak boleh melakukan berbagai hal yang berkaitan dengan percabulan. Percabulan adalah dosa yang berkaitan dengan seksualitas, misalnya mempraktikkan kehidupan seks bebas.


Mari kita menjauhi segala wujud dan bentuk percabulan. Tubuh kita harus dipakai untuk memuliakan Tuhan Yesus Kristus, bukan memuaskan hawa nafsu kedagingan. Mari memuliakan Tuhan dengan tubuh kita.

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Ya Tuhan, tolong tuntun dan kuasai aku dengan Roh Kudus, sehingga tubuhku memuliakan nama-Mu.