KEBEBASAN DALAM MENENTUKAN PILIHAN DALAM HIDUP

12 May 2020

 

1 Korintus 7 : 8 - 9

                              

Tetapi kepada orang-orang yang tidak kawin dan kepada janda-janda aku anjurkan, supaya baiklah mereka tinggal dalam keadaan seperti aku. Tetapi kalau mereka tidak dapat menguasai diri, baiklah mereka kawin. Sebab lebih baik kawin dari pada hangus karena hawa nafsu.

 

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia

 

 

 

Shinta, seorang siswi SMA kelas 1 yang sedang menjalani masa orientasi di sekolah barunya. Sepulang sekolah, ia menceritakan kepada ibunya tentang berbagai kegiatannya di sana, teman-teman baru dan para guru yang akan mengajarnya. Saat bercerita tentang guru, Shinta teringat bahwa ada seorang guru laki-laki yang sudah berusia 50 tahun namun belum menikah. Shinta lalu bertanya kepada ibunya, “Bu, apakah boleh orang yang sudah dewasa, tidak menikah? Bukankah orang yang sudah dewasa harus menikah karena itu adalah perintah Tuhan?”

 

Mungkin sobat Teruna juga pernah melontarkan pertanyaan seperti itu. Sobat Teruna, perkawinan memang ketetapan Tuhan. Tuhan menciptakan manusia, laki-laki dan perempuan, lalu memberkati mereka (Kej.1:27). Firman Tuhan juga mengatakan bahwa laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya (Kej.2:24). Walaupun demikian, bukan berarti Tuhan mengharuskan semua manusia hidup dalam ikatan perkawinan. Sesungguhnya Tuhan memberikan kebebasan kepada manusia untuk menentukan pilihan hidupnya. Hal itu termasuk juga memilih untuk hidup dalam ikatan perkawinan atau melajang (tidak kawin). Ada beberapa tokoh terkenal yang memilih untuk melajang, misalnya: Rasul Paulus, Yohanes Pembaptis. Walaupun mereka hidup melajang, tetapi tidak dikuasai hawa nafsu duniawi, melainkan memberikan waktu, tenaga dan hidup yang terbaik untuk melayani dan memuliakan Tuhan.

 

Kita bersyukur karena Tuhan memberikan kebebasan untuk menentukan pilihan hidup. Hal terpenting yang harus diingat adalah jangan menyalahgunakan kebebasan yang dianugerahkan Tuhan bagi kita! Ketika Tuhan memberikan kebebasan menentukan pilihan hidup, gunakanlah anugerah-Nya itu bukan untuk memuaskan hawa nafsu duniawi. Sebaliknya, berusahalah memberikan segala yang terbaik dalam hidup kita untuk melayani dan memuliakan Tuhan.

 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Ya Tuhan, mohon bimbinglah aku dengan kuat kuasa Roh Kudus, agar dalam menentukan berbagai pilihan hidup, diriku tetap memuliakan-Mu.

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon