TANPA KASIH, APA ARTI KELEBIHANMU?


1 Korintus 13 : 1 - 7

1 Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. 2 Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. 3 Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku. 4 Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. 5 Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. 6 Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi ia bersukacita karena kebenaran. 7 Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia



Woku takjub dengan kemampuan Fufu menguasai bahasa asing. Fufu mampu bercakap-cakap dalam bahasa Inggris dengan lancar. Ketika main ke rumah Fufu, Woku malah melihat kamus bahasa Mandarin dan Jerman, serta selembar kertas yang memuat tulisan dalam bahasa daerah. Sayangnya, kecerdasan Fufu tidak dibarengi dengan sikapnya. Fufu sering memandang rendah teman-teman yang dianggapnya bodoh; bahkan menghina mereka. Sombongnya, minta ampun.


Lain lagi dengan Rica, teman Woku yang sangat pintar di kelas. Woku mendengar bahwa Rica seringkali belajar dari pukul 19.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB. Kegiatan belajar dilakukan setelah makan malam. Woku tidak tahu pada pukul berapa Rica belajar setelah pulang sekolah. Beberapa kali Woku bermain ke rumah Rica pada siang hari, dia malah menikmati buku-buku pelajarannya. Kekurangan Rica ada pada percakapan. Kata-kata yang keluar dari mulut Rica sering kali kasar, tidak sopan. Woku pernah melihat Pak Alo, satpam di sekolah, mendapat kata-kata yang kasar dari Rica.


Ada lagi Pampis. Pampis adalah teman Woku yang selalu percaya diri. Pampis jarang menolak permintaan Ibu Guru untuk melakukan beberapa kegiatan. Pampis mampu menyelesaikannya dengan baik. Kalau Pampis menolak permintaan, berarti dia memang tidak bisa. Kekurangan Pampis yang paling mencolok cuma satu. Ia seorang pendendam. Sekali kita melakukan kesalahan kepadanya, sampai berbulan-bulan akan diingatnya. Woku melihat potongan kutipan Alkitab yang dipajang di kantor gereja. “Jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.” Benar juga, segala kemampuan yang kita miliki dapat menjadi tidak berarti, jika tidak memiliki kasih. Ingatlah Sobat Teruna, kebanyakan orang cenderung lebih mengingat sikap seseorang, selain kemampuan dan kelebihannya.

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan Allah Yang Mahakasih, tolong tuntunlah aku untuk tidak merendahkan orang lain hanya karena kelebihan yang kumiliki yang tidak dimiliki orang lain.

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon