POLA DOSA DAN KASIH TUHAN

1 Jun 2020

 

Kejadian 4: 1 - 16

                              

Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: ”Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan Tuhan.” Selanjutnya dilahirkannyalah Habel, adik Kain; dan Habel menjadi gembala kambing domba, Kain menjadi petani. Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada Tuhan sebagai korban persembahan; 4 Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka Tuhan mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu, tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram. Firman Tuhan kepada Kain: ”Mengapa hatimu panas dan mukamu muram? Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.”

8 Kata Kain kepada Habel, adiknya: ”Marilah kita pergi ke padang.” Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia. Firman Tuhan kepada Kain: ”Di mana Habel, adikmu itu?” Jawabnya: ”Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?” 10 Firman-Nya: ”Apakah yang telah kauperbuat ini? Darah adikmu itu berteriak kepada-Ku dari tanah. 11 Maka sekarang, terkutuklah engkau, terbuang jauh dari tanah yang mengangakan mulutnya untuk menerima darah adikmu itu dari tanganmu. 12 Apabila engkau mengusahakan tanah itu, maka tanah itu tidak akan memberikan hasil sepenuhnya lagi kepadamu; engkau menjadi seorang pelarian dan pengembara di bumi.” 13 Kata Kain kepada Tuhan: ”Hukumanku itu lebih besar dari pada yang dapat kutanggung. 14 Engkau menghalau aku sekarang dari tanah ini dan aku akan tersembunyi dari hadapan-Mu, seorang pelarian dan pengembara di bumi; maka barangsiapa yang akan bertemu dengan aku, tentulah akan membunuh aku.” 15 Firman Tuhan kepadanya: ”Sekali-kali tidak! Barangsiapa yang membunuh Kain akan dibalaskan kepadanya tujuh kali lipat.” Kemudian Tuhan menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh barangsiapa pun yang bertemu dengan dia. 16 Lalu Kain pergi dari hadapan Tuhan dan ia menetap di tanah Nod, di sebelah timur Eden.

 

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia

 

 

 

Dosa bermula saat Adam & Hawa jatuh ke dalam kuasanya. Dosa itu lalu turun ke generasi berikutnya, Kain. Ia digoda untuk menjadi iri dan dengki kepada adiknya yaitu Habel. Sebenarnya Kain memilki 2 (dua) pilihan sebelum melakukan dosa: yaitu (1) Tidak marah kepada Tuhan dan memberi persembahan yang terbaik; atau (2) Sakit hati (hati panas) dan berbuat jahat (memukul dan membunuh). Kita semua tahu, Kain memilih yang kedua. Pilihan itu mengandung konsekuensi hukuman dari Tuhan (ay.11-12). Kain tidak berdaya menerima hukuman itu dan takut menuai pembalasan yang sama (dibunuh) oleh orang lain (ayat 13-14). Namun demikian, Tuhan masih memberikan tanda keselamatan bagi Kain supaya kepadanya tidak dibalaskan hal yang seperti diperbuatnya terhadap Habel (ayat 15).

 

Setelah peristiwa ini, manusia mengalami pola spiral kejatuhan dalam dosa dan tanda keselamatan Tuhan:

• Godaan untuk melanggar Firman Tuhan

• Jatuh dalam kuasa dosa

• Menerima hukuman Tuhan karena berbuat dosa

• Ketidakberdayaan menanggung akibat dosa

• Tuhan memberikan tanda keselamatan di dunia kepada manusia karena kasih-Nya Manusia tetap diintai oleh kuasa dosa dan maut.

 

Pola itu terus berulang sepanjang sejarah peradaban manusia tetapi kemudian mengalami perubahan setelah kedatangan Kristus ke dunia. Kristus mengalahkan kuasa dosa dan maut sehingga manusia mengalami bukan hanya tanda keselamatan di dunia untuk melawan dosa, melainkan juga kehadiran Juruselamat yang menjamin kemenangan dan kehidupan kekal.

 

Sobat Teruna, sudah sepatutnya kita bersyukur atas kasih Tuhan yang tak terbatas itu. Jangan sia-siakan anugerah-Nya! Jangan biarkan diri kita tergoda berbuat dosa. Sebaliknya, mari taati Firman Tuhan dan beriman teguh kepada Kristus.

 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

‘Ku bersyukur kepada-Mu Bapa atas anugerah Kristus dalam hidupku dan semua orang percaya yang telah Engkau selamatkan. Aku mau menjadi pengikut-Mu yang setia. Aku mohon tuntunlah setiap langkah hidupku.

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon