TAHU BERTERIMA KASIH

15 Jun 2020

 

Kejadian 47: 1- 6

                              

 1 Kemudian pergilah Yusuf memberitahukan kepada Firaun: ”Ayahku dan saudara-saudaraku beserta kambing dombanya, lembu sapinya dan segala miliknya telah datang dari tanah Kanaan, dan sekarang mereka ada di tanah Gosyen.” Dari antara saudara-saudaranya itu dibawanya lima orang menghadap Firaun. Firaun bertanya kepada saudara-saudara Yusuf itu: ”Apakah pekerjaanmu?” Jawab mereka kepada Firaun: ”Hamba-hambamu ini gembala domba, baik kami maupun nenek moyang kami.” Lagi kata mereka kepada Firaun: ”Kami datang untuk tinggal di negeri ini sebagai orang asing, sebab tidak ada lagi padang rumput untuk kumpulan ternak hamba-hambamu ini, karena hebat kelaparan itu di tanah Kanaan; maka sekarang, izinkanlah hamba-hambamu ini menetap di tanah Gosyen.” Lalu berkatalah Firaun kepada Yusuf: ”Ayahmu dan saudara-saudaramu telah datang kepadamu. Tanah Mesir ini terbuka untukmu. Tunjukkanlah kepada ayahmu dan kepada saudara-saudaramu tempat menetap di tempat yang terbaik dari negeri ini, biarlah mereka diam di tanah Gosyen. Dan jika engkau tahu di antara mereka orang-orang yang tangkas, tempatkanlah mereka menjadi pengawas ternakku.”

 

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia

 

 

 

 

“Terima kasih ya, sudah mendengarkanku.” “Terima kasih ya Mam untuk jus jambunya..!” Apakah sering orang berterima kasih setelah Sobat Teruna melakukan sesuatu untuk mereka? Sebaliknya, apakah Sobat Teruna sering ingat untuk berterima kasih kepada mereka yang sudah membantu?

 

Ketika Yakub dan seluruh rombongan keluarganya tiba di Mesir, Yusuf menghadap Firaun. Firaun menerima dengan baik bahkan mengizinkan mereka tinggal di tempat yang terbaik di negerinya yaitu di tanah Gosyen. Sebagai ungkapan rasa terima kasih, Yakub berdoa memohonkan berkat bagi Firaun. Yakub telah menunjukkan sikap tahu berterima kasih. Berterima kasih berarti menyatakan kepada orang lain bahwa perkataan atau perbuatan mereka telah berjasa bagi hidup kita. Sikap tahu berterima kasih artinya sadar bahwa kita tidak dapat hidup tanpa pertolongan Tuhan sehingga selalu ingat untuk bersyukur atau berterima kasih kepada-Nya dan orang yang telah menolong.

 

Penelitian menunjukkan ada hubungan atau korelasi yang tinggi antara sikap bersyukur atau berterima kasih dengan kesuksesan dan kesehatan. Sederhananya, makin sering seseorang bersyukur maka semakin sukses hidupnya serta baik kesehatannya. Kira-kira mengapa bisa demikian? Mari kita mencoba membuat daftar apa saja hal-hal baik yang akan mengikuti di balik kebiasaan bersyukur dan berterima kasih. Selanjutnya, silahkan Sobat Teruna buktikan sendiri. Mulailah kebiasaan berterima kasih kepada orang-orang di sekitar kita, bahkan untuk hal sederhana atau biasa sekalipun. Mari menghitung dan mensyukuri berkat Tuhan setiap hari sebelum tidur. Lakukan sambil mengingat firman Tuhan: “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu” (I Tes. 5:18).

 

 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Ya Tuhan, tolong ingatkan aku untuk senantiasa menghargai kebaikan orang lain dengan mengucapkan terima kasih dan bersyukur kepada-Mu.

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon