BERKAT YANG TEPAT

16 Jun 2020

 

Kejadian 48: 1- 14

                              

 1 Sesudah itu ada orang mengatakan kepada Yusuf: ”Ayahmu sakit!” Lalu dibawanyalah kedua anaknya, Manasye dan Efraim. Ketika diberitahukan kepada Yakub: ”Telah datang anakmu Yusuf kepadamu,” maka Israel mengumpulkan segenap kekuatannya dan duduklah ia di tempat tidurnya. 3 Berkatalah Yakub kepada Yusuf: ”Allah, Yang Mahakuasa telah menampakkan diri kepadaku di Lus di tanah Kanaan dan memberkati aku serta berfirman kepadaku: Akulah yang membuat engkau beranak cucu, dan Aku akan membuat engkau bertambah banyak dan menjadi sekumpulan bangsa-bangsa; Aku akan memberikan negeri ini kepada keturunanmu untuk menjadi miliknya sampai selama-lamanya. Maka sekarang kedua anakmu yang lahir bagimu di tanah Mesir, sebelum aku datang kepadamu ke Mesir, akulah yang empunya mereka; akulah yang akan empunya Efraim dan Manasye sama seperti Ruben dan Simeon. Dan keturunanmu yang kauperoleh sesudah mereka, engkaulah yang empunya, tetapi dalam pembagian warisan nama mereka akan disebutkan berdasarkan nama kedua saudaranya itu. 7 Kalau aku, pada waktu perjalananku dari Padan, aku kematian Rahel di tanah Kanaan di jalan, ketika kami tidak berapa jauh lagi dari Efrata, dan aku menguburkannya di sana, di sisi jalan ke Efrata” – yaitu Betlehem. Ketika Israel melihat anak-anak Yusuf itu, bertanyalah ia: ”Siapakah ini?” Jawab Yusuf kepada ayahnya: ”Inilah anak-anakku yang telah diberikan Allah kepadaku di sini.” Maka kata Yakub: ”Dekatkanlah mereka kepadaku, supaya kuberkati mereka.” 10 Adapun mata Israel telah kabur karena tuanya, jadi ia tidak dapat lagi melihat. Kemudian Yusuf mendekatkan mereka kepada ayahnya: dan mereka dicium serta didekap oleh ayahnya. 11 Lalu berkatalah Israel kepada Yusuf: ”Tidak kusangka-sangka, bahwa aku akan melihat mukamu lagi, tetapi sekarang Allah bahkan memberi aku melihat keturunanmu.” 12 Lalu Yusuf menarik mereka dari antara lutut ayahnya, dan ia sujud dengan mukanya sampai ke tanah. 13 Setelah itu Yusuf memegang mereka keduanya, dengan tangan kanan dipegangnya Efraim, yaitu di sebelah kiri Israel, dan dengan tangan kiri Manasye, yaitu di sebelah kanan Israel, lalu didekatkannyalah mereka kepadanya. 14 Tetapi Israel mengulurkan tangan kanannya dan meletakkannya di atas kepala Efraim, walaupun ia yang bungsu, dan tangan kirinya di atas kepala Manasye – jadi tangannya bersilang, walaupun Manasye yang sulung.

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia

 

 

 

 

“Remember…, with great power comes great responsibility.” Bagi para penggemar film Spiderman tentu tahu kalimat tersebut. Ya, ini adalah pesan Paman Ben kepada Peter Parker, keponakannya, yang memiliki kekuatan super. Kata-kata bijak ini banyak digunakan di kalangan politikus, bangsawan kerajaan, penegak hukum dan keamanan masyarakat untuk mengingatkan bahwa jika seseorang memiliki kekuasaan yang besar itu berarti dia mempunyai tanggung jawab yang besar pula.

 

Efraim dan Manasye adalah anak-anak dari Yusuf. Sebelum Yakub, kakek mereka meninggal, dia memberkati kedua cucunya ini. Yang menarik adalah berkat kesulungan yang diberikan melalui tangan kanan Yakub bukan diletakkan di atas kepala Manasye si sulung, melainkan pada Efraim yang bungsu. Hal tersebut ternyata ada maknanya. Jika kita membaca ayat-ayat selanjutnya dijelaskan oleh Yakub bahwa kelak kedua cucunya itu akan memiliki kekuasaan yang besar, namun adiknya lebih besar dari kakaknya. Alkitab nampaknya tidak menjelaskan secara rinci alasannya. Namun demikian, kita percaya bahwa Allah mengatur segala sesuatu untuk maksud dan tujuan-Nya yang mulia, bukan berdasarkan urutan kelahiran anak dalam keluarga. Allah pun memahami dan mengerti setiap pribadi ciptaan-Nya. Dengan demikian, kita dapat memercayai bahwa Allah memberikan berkat, kuasa (baca: tanggung jawab) dalam ukuran yang sangat tepat.

 

Mari Sobat Teruna, kita belajar menerima dan mensyukuri setiap berkat yang Tuhan sediakan untuk setiap orang. Tidak perlu iri hati apalagi mengeluh, karena makin banyak yang dipercayakan, semakin besar tanggung jawab yang dipikul dan dipertanggungjawabkan kepada Tuhan. Berkat Tuhan memang berbeda bagi setiap pribadi, namun percayalah, itu yang sesuai dengan kapasitas masing-masing orang, dan tepat menurut rencana-Nya yang terbaik bagi diri kita.

 

 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Ya Tuhan, aku bersyukur atas setiap berkat-Mu dalam hidupku dan percaya bahwa Engkau tahu apa yang tepat serta terbaik bagi diriku.

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon