KESETIAAN MENDATANGKAN BERKAT

 

Daniel 5 : 29 - 30

                              

29 Lalu atas titah Belsyazar dikenakanlah kepada Daniel pakaian dari kain ungu dan pada lehernya dikalungkan rantai emas, dan dimaklumkanlah tentang dia, bahwa di dalam kerajaan ia akan mempunyai kekuasaan sebagai orang ketiga. 30 Pada malam itu juga terbunuhlah Belsyazar, raja orang Kasdim itu.

 

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia

 

 

Seneca seorang Filsuf dari Romawi berkata, “Kesetiaan adalah kekayaan termulia di dalam kalbu manusia.” Pernyataan ini hendak menyatakan bahwa kesetiaan merupakan sebuah perilaku yang sangat berharga dan mahal. Sikap setia membutuhkan keberanian dan perjuangan untuk mengalami penderitaan bahkan kerelaan dalam mengorbankan keinginan pribadi. Menjadi perenungan bagi kita: “Sebagai teruna Kristiani, beranikah kita memiliki kesetiaan untuk melakukan kebenaran firman Allah?”

 

Daniel pernah diperhadapkan pada situasi sulit yang menguji kesetiaannya kepada Allah. Namun hal tersebut tidak membuatnya menyerah. Salah satunya yaitu ketika Allah memercayakan dia untuk membantu Raja Belsyazar mengartikan tulisan dari sebuah tangan pada tembok istana. Pesan yang harus disampaikan oleh Daniel kepada raja merupakan hal yang tidak mudah untuk dilakukan. Karena pesan itu berupa pernyataan tentang kehancuran yang akan dialami oleh Raja Belsyazar. Walaupun demikian, Daniel tetap berani menyatakan firman Tuhan dengan setia. Kemudian dia mendapatkan berkat kain ungu dan kekuasaan sebagai orang ketiga di istana.

 

Sobat Teruna, kadang kala kita pun diperhadapkan pada situasi yang dilematis. Contohnya, kita menemukan dompet yang berisi sejumlah uang. Apakah kita akan mengembalikan dompet itu kepada pemiliknya atau tidak? Apalagi saat itu kita sangat membutuhkan uang. Namun demikian, firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa Allah selalu bertindak terhadap setiap hal yang dilakukan oleh umat-Nya. Kesetiaan orang percaya dalam menyatakan kebenaran firman Allah akan selalu mendatangkan berkat. Jadi jangan takut untuk tetap setia melakukan kebenaran firman Allah, karena kesetiaan kita tidak akan pernah sia-sia. Mulailah dari hal sederhana untuk setia mengaturkan waktu merenungkan firman Allah dan selalu melibatkan Dia dalam segala hal yang baik.

 

 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan Yesus, mohon ajarkan aku untuk tetap berani melayani-Mu dengan setia.

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon