KEMERDEKAAN GANDA


Kisah Para Rasul 2: 37 - 40

37 Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: ”Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?” 38 Jawab Petrus kepada mereka: ”Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. 39 Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita.” 40 Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: ”Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini.”

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia



Pada tanggal 18 Agustus 1945, sidang PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) mengesahkan UUD 1945. Alinea ketiga Pembukaan UUD 1945 tertera “Atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.” Alinea tersebut hendak menegaskan bahwa bangsa Indonesia merdeka, bukanlah hadiah dari negara lain, tapi merupakan anugerah Tuhan.


Sobat Teruna, di dalam Yesus, Allah melakukan karya pemerdekaan atau pembebasan bagi manusia. Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamat yang menganugerahkan keselamatan dan melepaskan manusia dari penjajahan/perbudakan dosa. Itulah inti dari khotbah Petrus pada hari Pentakosta. Terhadap orang banyak yang bertanya tentang hal apa yang harus mereka perbuat agar bisa ikut ambil bagian dalam karya keselamatan Kristus, Petrus menyampaikan tiga hal penting. Pertama, bertobat. Artinya, meninggalkan pola hidup lama yang tidak sesuai kehendak Tuhan. Lalu hidup baru dengan mengikuti kehendak-Nya. Kedua, dibaptis. Melalui pembaptisan menandakan bahwa seseorang menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, yang telah mengampuni dosanya. Ketiga, menerima Roh Kudus. Orang yang telah hidup baru dan ditandai dengan pembaptisan akan menerima penghiburan, kekuatan dan pertolongan Roh Kudus dalam menjalani hidupnya. Dia tidak sendirian, karena cinta dan kuasa Roh Kudus bersamanya.


Sobat Teruna, kita telah bebas dari kuasa dosa karena kasih Tuhan Yesus. Ingatlah pula bahwa bangsa kita merdeka dan bebas dari penjajah karena anugerah Allah. Karena itu, marilah mengisi kemerdekaan dengan mengikuti kehendak Tuhan, berilah dirimu dibaptis dan terimalah Roh Kudus.

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan, mohon mampukanlah aku mengisi kemerdekaan yang Engkau anugerahkan dengan melakukan hal-hal yang berkenan kepada-Mu serta bermanfaat bagi bangsa dan negara.