KRISTEN SEJATI, MENARIK HATI


Kisah Para Rasul 11: 19 - 30

19 Sementara itu banyak saudara-saudara telah tersebar karena penganiayaan yang timbul sesudah Stefanus dihukum mati. Mereka tersebar sampai ke Fenisia, Siprus dan Antiokhia; namun mereka memberitakan Injil kepada orang Yahudi saja. 20 Akan tetapi di antara mereka ada beberapa orang Siprus dan orang Kirene yang tiba di Antiokhia dan berkata-kata juga kepada orang-orang Yunani dan memberitakan Injil, bahwa Yesus adalah Tuhan. 21 Dan tangan Tuhan menyertai mereka dan sejumlah besar orang menjadi percaya dan berbalik kepada Tuhan. 22 Maka sampailah kabar tentang mereka itu kepada jemaat di Yerusalem, lalu jemaat itu mengutus Barnabas ke Antiokhia. 23 Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah, bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan, 24 karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan. 25 Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia. 26 Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen. 27 Pada waktu itu datanglah beberapa nabi dari Yerusalem ke Antiokhia. 28 Seorang dari mereka yang bernama Agabus bangkit dan oleh kuasa Roh ia mengatakan, bahwa seluruh dunia akan ditimpa bahaya kelaparan yang besar. Hal itu terjadi juga pada zaman Klaudius. 29 Lalu murid-murid memutuskan untuk mengumpulkan suatu sumbangan, sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing dan mengirimkannya kepada saudara-saudara yang diam di Yudea. 30 Hal itu mereka lakukan juga dan mereka mengirimkannya kepada penatua-penatua dengan perantaraan Barnabas dan Saulus.

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


Johannes Leimena seorang Kristen sejati. Delapan belas kali ia menjadi Menteri selama 20 tahun. Tujuh kali ia memegang fungsi pejabat Presiden RI. Mungkin itulah capaian tertinggi seorang Nasrani selama republik ini berdiri. Leimena seorang pribadi sederhana, cerdas, jujur, tulus dan pastilah penuh dengan Roh Kudus. Bung Karno menyebutnya “mijn dominee” atau pendeta saya. Ridwan Saidi, Ketua HMI mengatakan bahwa nasib politik Islam ke depan ada di ujung lidah orang Ambon Kristen itu. Betapa tidak, saat Bung Karno ingin membubarkan dua organisasi Islam, yaitu Masyumi dan HMI, Leimena mencegahnya dengan mengatakan bahwa tindakan itu bertentangan dengan demokrasi dan HAM. Bahkan Leimena membantu para tokoh Islam untuk melakukan pertemuan dengan menyediakan Gereja (GPIB) Immanuel Gambir di Jakarta.



Sobat Teruna, teks hari ini mengisahkan seorang yang juga dikenal baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman, sehingga sejumlah orang dibawa kepada Tuhan. Dialah Barnabas, teman Saulus (sebelum berganti nama Paulus) dalam mengabarkan Injil di Antiokhia. Jemaat di Yerusalem mengutus Barnabas ke Anthiokia. Dari Anthiokia, ia kemudian ke Tarsus mencari Saulus. Setelah itu ia mengajak Saulus ke Anthiokia. Mereka tinggal bersama selama satu tahun di Anthiokia. Barnabas dan Saulus menyampaikan firman Tuhan di Anthiokia bukan hanya dengan pengajaran, tapi juga dengan kelakuan hidup mereka sehari-hari yang menyukakan orang-orang di sana. Di kota Antiokhialah untuk pertama kalinya muncul kata Kristen, yakni para pengikut Kristus.



Sobat Teruna, mari perlihatkan kekristenan kita, bukan hanya dengan ketekunan beribadah, tapi juga keseriusan menabur kebaikan dengan sesama di tengah kepelbagaian. Dengan demikian, niscaya sejumlah orang bisa dibawa kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan, mohon mampukanlah aku untuk menjadi orang Kristen sejati, yang setia beriman kepada-Mu dan hidup menabur kebaikan serta kasih yang tulus.

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon