HARGAILAH MILIK SESAMAMU


Keluaran 22 : 1 - 4

1 ”Apabila seseorang mencuri seekor lembu atau seekor domba dan membantainya atau menjualnya, maka ia harus membayar gantinya, yakni lima ekor lembu ganti lembu itu dan empat ekor domba ganti domba itu. 2 Jika seorang pencuri kedapatan waktu membongkar, dan ia dipukul orang sehingga mati, maka si pemukul tidak berhutang darah; 3 tetapi jika pembunuhan itu terjadi setelah matahari terbit, maka ia berhutang darah.Pencuri itu harus membayar ganti kerugian sepenuhnya; jika ia orang yang tak punya, ia harus dijual ganti apa yang dicurinya itu. 4 Jika yang dicurinya itu masih terdapat padanya dalam keadaan hidup, baik lembu, keledai atau domba, maka ia harus membayar ganti kerugian dua kali lipat.

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


Rudi dan Yanto bertengkar hebat. Kemudian Rudi mencuri jam tangan Yanto. Saat jam istirahat tiba, Rino bertanya kepada Yanto, “Kamu cari apa, kenapa wajahmu bingung begitu?” Yanto menjawab, “Jam tanganku Rin.” Tiba-tiba Yanto dan Rino mendengar suara teman-temannya berteriak riuh. Mereka kemudian mendekati kerumunan itu. Sesaat Yanto terduduk lemas sambil memandangi jam tangannya yang telah hancur diinjak-injak Rudi. Wali Kelas menegur Rudi. Rudi mendekati Yanto dan berkata, “Maaf ya Yan. Sudah jangan sedih…! Itu kan hanya jam tangan. Nanti aku akan menggantinya.” Sambil menangis Yanto pun berkata, “Itu memang jam tangan murahan, tapi jam itu diberikan mendiang papaku.”


Kita sering mendengar perkataan “itu kan hanya…” atau pun “nanti aku ganti…” Sobat, kehilangan yang dirasakan seseorang tidak hanya terletak pada masalah benda apa yang diambil atau dirusak dan harganya. Lebih dari itu yaitu arti dan nilai dari benda tersebut bagi pemiliknya. Hal itu tidak dapat diukur dengan apa pun juga, bahkan oleh rupiah sekali pun.


Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa semua harta benda milik manusia dilindungi oleh hukum. Setiap orang yang mencuri dan merusaknya akan menerima hukuman. Sekali lagi bukan masalah besar atau kecilnya ukuran dan harga dari barang yang hilang atau rusak, tetapi masalah arti dan nilai benda itu. Mungkin bagi orang lain, benda itu tidak mempunyai arti dan nilai. Sebaliknya, bagi pemiliknya harta benda itu sangat penting dalam hidupnya. Karena itu, sebelum kita mengambil atau merusak harta benda milik orang lain, pertimbangkanlah baik-baik. Jangan kita menjadi pribadi yang membuat orang lain kehilangan sesuatu yang berharga bagi hidupnya.








Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan Yesus, tolong ajarilah aku supaya mampu menjaga sikap dan perbuatanku, sehingga kehadiranku tidak merugikan hidup orang lain.