TUHAN YESUS LEBIH TINGGI DARIPADA MALAIKAT


Ibrani 1: 1-4

1 Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, 2 maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta. 3 Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi, 4 jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka.

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


Akhir-akhir ini, perfilman di Indonesia dibanjiri oleh film horor. Apa pun latar belakang ceritanya, film horor mampu membawa kita masuk ke dalam dunia yang suram dan menyeramkan. Kita diperkenalkan kepada sosok makhluk yang kadang bisa dilihat mata, terkadang tidak. Ada makhluk yang kadang menyeramkan dan sangat mengganggu tetapi ada juga yang tidak terlalu seram dan suka menolong. Yang jelas, film-film itu bercerita tentang adanya makhluk lain yang mampu bergerak menembus (lintas) ruang, baik dunia orang mati maupun orang hidup. Film-film itu bahkan mampu membuat penonton terbayang-bayang, tidak berani ke tempat gelap sendirian, terbawa mimpi dan paranoid yang tidak jelas. Pertanyaannya: apakah makhluk-makhluk seperti itu ada? Bagaimana dengan Tuhan? Siapa yang sebenarnya harus kita takuti: makhluk yang di film atau Allah yang nyata dalam Yesus?



Penulis surat Ibrani pun pernah berurusan dengan orang-orang Kristen yang lebih percaya kepada malaikat daripada Yesus. Bagi mereka, anak Allah adalah para malaikat (Ayub 1:6). Sedangkan Yesus adalah manusia yang tidak biasa, tetapi bukan malaikat. Penulis Ibrani menegaskan bahwa Yesus adalah Anak Allah. Melalui Yesus, kita dapat melihat wujud Allah sekaligus mendengar langsung apa yang hendak difirmankan-Nya. Dengan demikian, Yesus jauh lebih tinggi daripada malaikat-malaikat.



Film horor membawa kita masuk ke alam yang suram dan menyeramkan. Sedangkan Alkitab membawa kita ke alam yang terang karena Yesus adalah cahaya kemuliaan Allah. Film horor membuat kita menganggap bahwa makhluk halus lebih ‘hebat’ daripada manusia. Sedangkan Yesus membuat kita berani dan percaya diri untuk merasa lebih tinggi derajatnya daripada makhluk-mahluk di film horor. Takutlah kepada Allah, bukan yang lain!


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan Yesus, tolong buatlah aku percaya bahwa Engkau adalah Allah, Penguasa dan Pengendali segala sesuatu di dunia ini.