MAMPU MELAWAN IBLIS


Ibrani 2: 1-4

1 Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus. 2 Sebab kalau firman yang dikatakan dengan perantaraan malaikat-malaikat tetap berlaku, dan setiap pelanggaran dan ketidaktaatan mendapat balasan yang setimpal, 3 bagaimanakah kita akan luput, jikalau kita menyia-nyiakan keselamatan yang sebesar itu, yang mula-mula diberitakan oleh Tuhan dan oleh mereka yang telah mendengarnya, kepada kita dengan cara yang dapat dipercayai, sedangkan 4 Allah meneguhkan kesaksian mereka oleh tanda-tanda dan mujizat-mujizat dan oleh berbagai-bagai penyataan kekuasaan dan karunia Roh Kudus, yang dibagi-bagikan-Nya menurut kehendak-Nya.

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


Di era kemajuan teknologi dan percepatan informasi seperti sekarang ini, berita daring (dalam jaringan internet) bukanlah hal yang asing bagi kita. Sedikit berbeda dengan orang dewasa, teruna lebih suka berita yang lucu-lucu (meme) atau yang tentang gaya hidup kekinian. Selain itu, kita juga tertarik oleh berita-berita mengenai teman atau orang yang dikenal. Walaupun berita-berita seperti itu masih tergolong ringan (dibanding yang diminati orang dewasa), tetapi tetap dapat menyesatkan. Tanpa sadar, ada pesan-pesan tersembunyi di balik adegan-adegan kocak, tulisan-tulisan lucu dan gaya hidup yang diperlihatkan kepada kita. Sadarkah kita kalau dalam adegan-adegan kocak itu kita sebenarnya sedang menertawakan hal yang sadis? Misalnya, menertawakan orang yang sedang mengalami kecelakaan yang fatal. Sadarkah kita kalau dalam kata-kata lucu, kita sebenarnya sedang merendahkan atau mencela bahkan menghina orang lain? Sadarkah kita kalau gaya hidup mewah itu seringkali hanyalah setting-an kamera yang menyuburkan semangat pamer dan persaingan? Belum lagi, adanya ajaran yang bukan Kristen, terselip dalam drama, film atau sinetron yang kita tonton. Karena itu, penulis surat Ibrani mengingatkan kita untuk harus lebih teliti memperhatikan apa yang telah didengar supaya jangan hanyut dibawa arus.



Sobat Teruna, mari kita mencari ajaran Kristen di dalam adegan-adegan kocak, perkataan-perkataan lucu, gaya hidup atau pun tontonan yang disukai seperti ajakan penulis Kitab ibrani. Kita harus mampu mengambil pelajaran dari segala hal itu. Tontonan atau berita-berita itu haruslah mengilhami kita untuk berkarya yang benar dan bermanfaat. Melalui tontonan dan berita kekinian itu, kita belajar menjadi orang baik, rendah hati, mampu berempati, bertoleransi dan bersahabat dengan semua orang.


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Ya Kristus, kiranya mataku terus tertuju kepada-Mu dan memilih Engkau dibandingkan segala apa yang dipertontonkan dunia.