MENGHIBUR DAN MENGUATKAN SESAMA YANG SUSAH DAN MENDERITA


2 Korintus 1 : 3-11

3 Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan, 4 yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah. 5 Sebab sama seperti kami mendapat bagian berlimpah-limpah dalam kesengsaraan Kristus, demikian pula oleh Kristus kami menerima penghiburan berlimpah-limpah. 6J ika kami menderita, hal itu menjadi penghiburan dan keselamatan kamu; jika kami dihibur, maka hal itu adalah untuk penghiburan kamu, sehingga kamu beroleh kekuatan untuk dengan sabar menderita kesengsaraan yang sama seperti yang kami derita juga. 7 Dan pengharapan kami akan kamu adalah teguh, karena kami tahu, bahwa sama seperti kamu turut mengambil bagian dalam kesengsaraan kami, kamu juga turut mengambil bagian dalam penghiburan kami. 8 Sebab kami mau, saudara-saudara, supaya kamu tahu akan penderitaan yang kami alami di Asia Kecil. Beban yang ditanggungkan atas kami adalah begitu besar dan begitu berat, sehingga kami telah putus asa juga akan hidup kami. 9 Bahkan kami merasa, seolah-olah kami telah dijatuhi hukuman mati. Tetapi hal itu terjadi, supaya kami jangan menaruh kepercayaan pada diri kami sendiri, tetapi hanya kepada Allah yang membangkitkan orang-orang mati. 10 Dari kematian yang begitu ngeri Ia telah dan akan menyelamatkan kami: kepada-Nya kami menaruh pengharapan kami, bahwa Ia akan menyelamatkan kami lagi, 11 karena kamu juga turut membantu mendoakan kami, supaya banyak orang mengucap syukur atas karunia yang kami peroleh berkat banyaknya doa mereka untuk kami.

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


Penderitaan adalah bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Selama manusia hidup, maka penderitaan akan menjadi bagian integral dalam kehidupannya. Penyebab penderitaan hidup tentu sangat beranekaragam. Ada penderitaan yang terjadi karena kesalahan diri sendiri. Misalnya orang yang memakai narkoba dan akhirnya menderita di penjara. Ada penderitaan yang terjadi karena kesalahan, kelalaian atau tindak kejahatan yang dilakukan orang lain. Misalnya seseorang mengalami kecelakaan lalu lintas dan harus dirawat di rumah sakit karena sopir mengantuk. Namun, ada juga penderitaan yang terjadi karena seseorang beriman kepada Yesus Kristus. Penderitaan seperti itu dialami oleh Rasul Paulus, seorang Rasul Yesus Kristus. Ia banyak mengalami penderitaan karena memilih untuk mengikut Yesus Kristus dan memberitakan Injil.


Sejak menjadi pengikut Yesus Kristus dan memberitakan Injil, kehidupan Rasul Paulus bukan bertambah mudah melainkan lebih banyak mengalami penderitaan. Yang luar biasa adalah di tengah kesengsaraan hidupnya, ia masih mampu mengucap syukur karena Allah Bapa, Tuhan Yesus Kristus, menghiburnya dalam penderitaan yang dialaminya. Melalui penghiburan tersebut, Paulus tetap kuat dalam penderitaan bahkan akhirnya mampu untuk menghiburkan jemaat Korintus yang juga mengalami kesengsaraan karena iman kepada Yesus Kristus. Paulus mengatakan, “Jika kami dihibur, maka hal itu adalah untuk penghiburanmu, sehingga kamu beroleh kekuatan untuk dengan sabar menderita kesengsaraan.”


Sobat Teruna, saat mengalami penderitaan, tentunya kita sangat ingin dihibur dan dikuatkan oleh orang lain. Namun demikian, firman hari ini mengingatkan bahwa di tengah kesusahan dan derita yang dialami Sobat teruna, Tuhan juga menghendaki kita untuk menghiburkan orang lain agar mereka dikuatkan. Adakah hari ini temanmu yang mengalami kesusahan? Hadirlah, hiburkanlah dan kuatkanlah mereka.


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Ya Tuhan, tolonglah aku agar di tengah kesusahan dan derita tidak hanya ingin dihibur, tetapi juga menghibur orang yang susah.