MENJALANKAN TUGAS DENGAN BAIK


Imamat 9: 1-11

1 Pada hari yang kedelapan Musa memanggil Harun serta anak-anaknya dan para tua-tua Israel, 2 lalu berkatalah ia kepada Harun: ”Ambillah bagimu sendiri seekor lembu muda, untuk korban penghapus dosa, dan seekor domba jantan untuk korban bakaran, kedua-duanya yang tidak bercela, kemudian persembahkanlah itu di hadapan Tuhan. 3 Dan kepada orang Israel haruslah engkau berkata, begini: Ambillah seekor kambing jantan untuk korban penghapus dosa, dan seekor anak lembu dan seekor domba, masing-masing berumur setahun dan yang tidak bercela, untuk korban bakaran. 4 Dan lagi seekor lembu dan seekor domba jantan untuk korban keselamatan, supaya dikorbankan di hadapan Tuhan, dan korban sajian yang diolah dengan minyak, karena pada hari ini Tuhan akan menampakkan diri kepadamu.” 5 Kemudian dibawa merekalah apa yang diperintahkan Musa ke Kemah Pertemuan, lalu mendekatlah segenap umat itu dan berdiri di hadapan Tuhan. 6 Kata Musa: ”Inilah firman yang diperintahkan Tuhan kamu perbuat, agar kemuliaan Tuhan tampak kepadamu.” 7 Kata Musa kepada Harun: ”Datanglah mendekat kepada mezbah, olahlah korban penghapus dosa dan korban bakaranmu, dan adakanlah pendamaian bagimu sendiri dan bagi bangsa itu; sesudah itu olahlah persembahan bangsa itu dan adakanlah pendamaian bagi mereka, seperti yang diperintahkan Tuhan.” 8 Maka mendekatlah Harun kepada mezbah, dan disembelihnyalah anak lembu yang akan menjadi korban penghapus dosa baginya sendiri. 9 Anak-anak Harun menyampaikan darah lembu itu kepadanya, dan Harun mencelupkan jarinya ke dalam darah itu dan membubuhnya pada tanduk-tanduk mezbah. Darah selebihnya dituangkannya pada bagian bawah mezbah. 10 Lemak, buah pinggang dan umbai hati dari korban penghapus dosa itu dibakarnya di atas mezbah, seperti yang diperintahkan Tuhan kepada Musa. 11 Tetapi daging dan kulitnya dibakarnya habis di luar perkemahan.

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


Sobat Teruna, tidak semua orang bersedia menjalankan tugas sesuai peran yang melekat dalam diri mereka. Rasa malas dan tidak suka terhadap pimpinan seringkali menjadi alasan untuk tidak menjalankan tugas dengan baik. Akibatnya banyak orang merasa dirugikan karena ulah kita. Kekacauan dan ketidakharmonisan pun dapat timbul karena keputusan kita yang salah.


Sobat Teruna, kita harus tetap menjalankan tugas dengan baik meskipun banyak hal yang menghambat. Dalam hal ini kita harus meneladani Musa dan Harun. Musa adalah pemimpin bangsa Israel dalam menuju Tanah Perjanjian. Harun adalah orang Lewi yang bertugas mengelola Kemah Pertemuan. Mereka harus menghadapi sifat Bangsa Israel yang tegar tengkuk. Meskipun demikian, mereka tetap berusaha melaksanakan tugasnya sesuai dengan kehendak Tuhan. Dalam pembacaan hari ini dijelaskan bahwa Musa dan Harun tidak memberontak kepada Tuhan atas tugas yang mereka terima. Mereka melakukannya dengan tulus ikhlas hanya demi kemuliaan nama Tuhan dan tentunya bagi kehidupan bersama.


Sobat, mari kita melaksanakan tugas yang diberikan kepada kita. Dengan menunaikan tugas tersebut, kita juga sedang melaksanakan perintah dari Tuhan. Karena Tuhanlah yang memberikan semua tugas itu. Dalam menjalankan tugas tentu banyak tantangan yang harus dihadapi. Namun, kita harus berusaha untuk setia dalam melakukannya. Tanggalkan ego dalam diri dan kerjakan tugas dengan penuh keikhlasan dan ketulusan. Mari pada hari ini kita berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan baik. Kiranya nama Tuhan dimuliakan melalui tugas kerja kita.


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Ya Tuhan, tolong aku berusaha untuk melaksanakan tugas tanggung jawab dengan sebaik mungkin demi kemulian nama-Mu.