KAYA DALAM SEGALA SESUATU


2 Korintus 8: 1-9

1 Saudara-saudara, kami hendak memberitahukan kepada kamu tentang kasih karunia yang dianugerahkan kepada jemaat-jemaat di Makedonia. 2 Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan. 3 Aku bersaksi, bahwa mereka telah memberikan menurut kemampuan mereka, bahkan melampaui kemampuan mereka. 4 Dengan kerelaan sendiri mereka meminta dan mendesak kepada kami, supaya mereka juga beroleh kasih karunia untuk mengambil bagian dalam pelayanan kepada orang-orang kudus. 5 Mereka memberikan lebih banyak dari pada yang kami harapkan. Mereka memberikan diri mereka, pertama-tama kepada Allah, kemudian oleh karena kehendak Allah juga kepada kami. 6 Sebab itu kami mendesak kepada Titus, supaya ia mengunjungi kamu dan menyelesaikan pelayanan kasih itu sebagaimana ia telah memulainya. 7 Maka sekarang, sama seperti kamu kaya dalam segala sesuatu, – dalam iman, dalam perkataan, dalam pengetahuan, dalam kesungguhan untuk membantu, dan dalam kasihmu terhadap kami – demikianlah juga hendaknya kamu kaya dalam pelayanan kasih ini.8 Aku mengatakan hal itu bukan sebagai perintah, melainkan, dengan menunjukkan usaha orang-orang lain untuk membantu, aku mau menguji keikhlasan kasih kamu. 9 Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


Sobat Teruna, kaya sering kali hanya dipahami sebagai mempunyai banyak harta (uang, dsb.). Ternyata menurut pengajaran Rasul Paulus, kaya itu ada banyak jenisnya. Ada kaya dalam arti secara materi. Ada juga kaya iman, perkataan, pengetahuan, kesungguhan untuk membantu, kasih, dll. (ay. 7). Walaupun seseorang mempunyai harta yang banyak, jika dia tidak memiliki kasih yang berlimpah juga pengetahuan yang luas, maupun iman yang besar; dia belum kaya dalam segala sesuatu. Sayangnya, banyak orang yang hanya kaya secara materi, tetapi sudah merasa memiliki segala sesuatu sehingga menjadi sombong sekali. Sebaliknya, ada orang yang kaya dalam banyak segi, tetapi karena memiliki harta yang sedikit, lalu menjadi minder. Padahal orang tersebut kaya akan kasih, pelayanan yang tulus, perkataan yang jujur dan buah Roh dalam hidupnya. Orang yang demikian harus kita beri semangat, agar tidak berkecil hati.



Rasul Paulus memuji Jemaat di Makedonia karena mau menolong saudara seiman di Yerusalem yang sedang menderita. Padahal jemaat di Makedonia juga sedang mengalami kesusahan. Mereka memberikan bantuan bukan karena berlebihan secara materi, melainkan karena memiliki rasa kasih sayang yang besar terhadap saudara-saudara yang menderita itu. Karena itu Rasul Paulus mengajak jemaat di Korintus untuk meneladani sikap tersebut. Apalagi jemaat di Korintus kaya dalam segala sesuatu (ay. 7). Mereka diajak untuk membantu jemaat-jemaat di Yerusalem bukan dengan tujuan untuk menunjukkan kekayaan diri melainkan sebagai pernyataan syukur atas kasih dan berkat keselamatan dari Kristus.



Mari meneladani sikap Rasul Paulus. Mari ikut melayani seperti Jemaat Makedonia. Mari membuktikan bahwa kita juga teruna yang diberkati Tuhan dalam segala sesuatu seperti Jemaat Korintus.


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan Yesus, aku bersyukur karena diberi segala sesuatu yang dibutuhkan dalam hidup ini. Tolong aku untuk dapat menjadi pribadi yang murah hati, khususnya bersedia melakukan pelayanan kasih bagi orang yang menderita.