top of page

" AKU "




 


Galatia 4 : 21 -31



21 Katakanlah kepadaku, hai kamu yang mau hidup di bawah hukum Taurat, tidakkah kamu mendengarkan hukum Taurat? 22 Bukankah ada tertulis, bahwa Abraham mempunyai dua anak, seorang dari perempuan yang menjadi hambanya dan seorang dari perempuan yang merdeka?23 Tetapi anak dari perempuan yang menjadi hambanya itu diperanakkan menurut daging dan anak dari perempuan yang merdeka itu oleh karena janji.24 Ini adalah suatu kiasan. Sebab kedua perempuan itu adalah dua ketentuan Allah: yang satu berasal dari gunung Sinai dan melahirkan anak-anak perhambaan, itulah Hagar--25 Hagar ialah gunung Sinai di tanah Arab--dan ia sama dengan Yerusalem yang sekarang, karena ia hidup dalam perhambaan dengan anak-anaknya.26 Tetapi Yerusalem sorgawi adalah perempuan yang merdeka, dan ialah ibu kita. 27 Karena ada tertulis: "Bersukacitalah, hai si mandul yang tidak pernah melahirkan! Bergembira dan bersorak-sorailah, hai engkau yang tidak pernah menderita sakit bersalin! Sebab yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai lebih banyak anak dari pada yang bersuami."28 Dan kamu, saudara-saudara, kamu sama seperti Ishak adalah anak-anak janji.29 Tetapi seperti dahulu, dia, yang diperanakkan menurut daging, menganiaya yang diperanakkan menurut Roh, demikian juga sekarang ini.30 Tetapi apa kata nas Kitab Suci? "Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba perempuan itu tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anak perempuan merdeka itu."31 Karena itu, saudara-saudara, kita bukanlah anak-anak hamba perempuan, melainkan anak-anak perempuan merdeka.


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.



 

Sobat teruna, Jemaat Galatia dalam bacaan kita hari ini terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama, orang-orang yang menyatakan percaya Kristus tetapi tetap meyakini bahwa keselamatan diperoleh dengan melaksanakan Hukum Taurat. Seperti misalnya : sunat, membawa hewan kurban supaya dosa diampuni, tidak melakukan aktifitas apa pun di hari Sabat dan melaksanakan peraturan-peraturan lain supaya mendapatkan keselamatan kekal. Kelompok kedua, orang-orang yang percaya bahwa keselamatan hanya melalui Yesus Kristus. Bentuk percaya Yesus, melakukan perintahNya.


Untuk mengatasi pandangan yang berbeda ini, Rasul Paulus mengangkat kisah tentang sejarah nenek moyang bangsa Israel, yaitu : Hagar dan Sara. Kelahiran Ismael sebuah kejadian yang didasarkan pada rencana manusia. Abraham bergaul dengan Hagar-hambanya- karena Sara dan Abraham memaksakan rencana mereka untuk memiliki keturunan. Paulus menyebut Hargar-hamba dari Gunung Sinai-melahirkan anal-anak perhambaan. Gunung Sinai adalah tempat diturunkannya Taurat Musa (Hukum Taurat). Jadi orang-orang yang terkait dengan Hukum Taurat disebut anak-anak perhambaan. Ishak lahir dari Saea, istri sah Abraham. Kelahiran Ishak berasala dari perjanjian antara Allah dan Abraham tentang keturuananya. Demikianpun Kristus hadir di bumi karena kasih dan janji Allah. Setiap orang yang percaya kepada kristus adalah anak-anak yang dimerdekakan Kristus.


Yuk Sobat Teruna, kita tampil sebagai pribadi yang telah dimerdekakan Kristus. Ciri hidup anak-anak yang merdeka di dalam Kristus adalah setia melakukan kehendak Kristus dan menolak hal yang bertentangan dengan Firman Tuhan. Itulah anak yang merdeka!

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


"Terima kasih Yesus Kristus, kami tidak lagi terikat perhambaan Hukum taurat, tapi sudah dimerdekakakn olehMu . Amin."





Comentários


bottom of page