top of page

AGEN 5 M


 

Matius 13 : 33-35

33 Dan Ia menceriterakan perumpamaan ini juga kepada mereka: ”Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya.” 34 Semuanya itu disampaikan Yesus kepada orang banyak dalam perumpamaan, dan tanpa perumpamaan suatu pun tidak disampaikan-Nya kepada mereka, 35 supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi: ”Aku mau membuka mulut-Ku mengatakan perumpamaan, Aku mau mengucapkan hal yang tersembunyi sejak dunia dijadikan.”


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974,2018.

 


Apakah Sobat Teruna tahu “ragi?” Ragi merupakan satu jenis bahan yang diperlukan untuk membuat tapai, arak, adonan roti, dll. Perikop pembacaan hari ini mengajarkan tentang Kerajaan Sorga yang diumpamakan seperti “ragi.” Apa maksudnya ya? Lalu bagaimana hubungannya dengan kita sebagai anak-anak TUHAN?


Sobat Teruna, dalam perumpamaan ini Tuhan Yesus memakai gambaran ragi yang dicampurkan ke sejumlah besar tepung terigu, yang kemudian menghasilkan adonan yang siap diolah menjadi berbagai bahan pangan seperti roti. Mengapa ragi? Karena ragi setelah tercampur tidak terlihat lagi bentuknya, namun kemudian dia membuat adonan mengembang dan siap diolah menjadi suatu bahan makanan yang berguna. Artinya adalah ketika Firman Tuhan memengaruhi seluruh diri dan kehidupan seseorang, pasti terjadi perubahan dalam dirinya. Sikap hidup dan seluruh keberadaan dirinya akan dipengaruhi oleh Firman TUHAN. Orang tersebut mengalami perkembangan yang pesat dan menjadi berguna karena seluruh praktik hidup yang diperlihatkan, baik dalam perkataan maupun perbuatan berdasarkan kepada kehendak Tuhan.


Sobat Teruna, sebagai anak-anak Tuhan, perilaku dan tutur kata kita seharusnya dipengaruhi oleh Firman TUHAN yang selalu dibaca dan direnungkan sungguh-sungguh, baik secara pribadi maupun dalam persekutuan IHMPT. Bukan hanya itu, di mana pun kita berada berikanlah pengaruh yang baik. Sebagai contoh, menjadi teruna “agen 5M” di mana pun kita berada, yaitu:

1. Memakai masker

2. Mencuci tangan

3. Menjaga jarak

4. Menjauhi kerumunan, dan

5. Membatasi mobilitas dan interaksi

Jadikan 5M lain, yaitu memerhatikan, menerima, merenungkan, menyimpan, melakukan Firman Tuhan sebagai kebiasaan baru yang berguna untuk pengembangan diri dan menjadi pribadi yang berguna di mana pun kita berada. (MCLH)



 


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Ya Bapa, tolong mampukan anak-Mu ini untuk membawa pengaruh yang baik di mana pun aku berada.





Comentarios


bottom of page