AJAKAN TUHAN YANG BANGKIT


Markus 16: 9-20


9 Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan. 10 Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis. 11 Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya. 12 Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota. 13 Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, tetapi kepada mereka pun teman-teman itu tidak percaya. 14 Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya. 15 Lalu Ia berkata kepada mereka: ”Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. 16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. 17 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, 18 mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” 19 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. 20 Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.


Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


Tidak cepat percaya terhadap suatu berita di zaman sekarang adalah sikap yang baik dan tepat. Karena itu sebuah informasi perlu dikonfirmasi kebenarannya (check and recheck) agar isi berita itu dapat dipertanggungjawabkan. Bayangkan sobat Teruna, bagaimana kita dapat melakukan check and recheck berita-berita yang berseliweran di media sosial yang begitu banyak dan begitu cepat? Tidak mudah bukan!


Di zaman para murid Yesus teknologi informasi (surat) dan transportasi (perahu) masih sangat sederhana. Jadi dapat dipahami kalau kesebelas murid Yesus tidak mudah percaya dengan berita dari “orang dalam” bahwa Yesus sudah bangkit dari kematian dan menemui mereka (ay. 11, 13). Tentu kabar kebangkitan Yesus adalah berita yang sensasional. Namun demikian, berita itu sulit dikonfirmasi oleh si pembawa dan penerima berita. Akhirnya, Yesus sendiri yang datang menemui ke-sebelas murid itu (ay. 14) untuk menegaskan kebenaran berita tersebut. Yang cukup menarik dari ayat 14 adalah kecaman Tuhan Yesus atas ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka. Bukankah Yesus pernah mengatakannya kepada mereka? Mengapa mereka cepat melupakan-Nya? Lalu Yesus memberikan perintah kepada mereka (ay. 15).


Sobat Teruna, jangan kita ragu bahwa Yesus telah bangkit. Sebab iman percaya kita (sola fide) didasarkan pada anugerah Tuhan (sola gratia) dan diteguhkan oleh kitab suci/Alkitab (sola scriptura). Yang penting bagi kita adalah bagaimana memaknai perintah Tuhan (ay. 15–18) melalui perilaku hidup sehari-hari agar orang lain percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat satu-satunya. Renungan SBTH dari hari Minggu sampai Rabu telah memberikan tuntunan bagi kita. Apakah kita bersedia mengikuti tuntunan tersebut? Tentu kita mau. Mari melakukannya karena kita adalah anak-anak Allah. (JYK)




Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Tuhan Yesus dan Roh Kudus, mohon bekerjalah dalam diriku agar aku mampu mengikuti kehendak-Mu dalam tuntunan renungan Sabda Bina Teruna Harian ini.