top of page

ALAM MENYATAKAN KEMULIAAN TUHAN



 

Mazmur 97 : 1-9

1 Tuhan adalah Raja! Biarlah bumi bersorak-sorak,

biarlah banyak pulau bersukacita!

2 Awan dan kekelaman ada sekeliling Dia,

keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Nya.

3 Api menjalar di hadapan-Nya,

dan menghanguskan para lawan-Nya sekeliling.

4 Kilat-kilat-Nya menerangi dunia,

bumi melihatnya dan gemetar.

5 Gunung-gunung luluh seperti lilin di hadapan Tuhan,

di hadapan Tuhan seluruh bumi.

6 Langit memberitakan keadilan-Nya,

dan segala bangsa melihat kemuliaan-Nya.

7 Semua orang yang beribadah kepada patung akan mendapat malu,

orang yang memegahkan diri karena berhala-berhala;

segala allah sujud menyembah kepada-Nya.

8 Sion mendengarnya dan bersukacita,

puteri-puteri Yehuda bersorak-sorak,

oleh karena penghukuman-Mu, ya Tuhan.

9 Sebab Engkaulah, ya Tuhan, Yang Mahatinggi di atas seluruh bumi,

Engkau sangat dimuliakan di atas segala allah.





Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Sobat Teruna, pernahkah memerhatikan sejenak alam kehidupan kita? Tidakkah kita merasa takjub mengalami bagaimana panasnya matahari, mengetahui proses hujan terbentuk, melihat tumbuh-tumbuhan bertunas, bunga-bunga mekar dengan indah serta pohon-pohon berbuah lebat? Jika kita renungkan, sungguh ada kuasa yang dahsyat bekerja di dalam gerak kehidupan alam. Kuasa yang menata, mengatur dan menjadikan alam sebuah rumah kehidupan yang nyaman serta tentram bagi segala makhluk.


Mazmur bacaan saat ini mengajak kita menyadari bahwa sesungguhnya alam kehidupan mencerminkan kuasa Tuhan yang dahsyat. Langit, awan, gunung dan seluruh ciptaan Tuhan tunduk dan taat kepada keadilan dan hukum Tuhan. Dengan kata lain, alam pun sesungguhnya menjadi cerminan betapa ajaib dan penuh kuasa Tuhan yang kita sembah. Adalah kekeliruan, apabila manusia mencari keselamatan pada kuasa dan benda di dunia selain Tuhan karena benda-benda tersebut adalah ciptaan Tuhan yang seharusnya juga tunduk kepadaSang Pencipta. Seluruh benda ada untuk memuliakan Tuhan. Tuhan yang berkuasa atas segala sesuatu itu, kemudian merendahkan diri-Nya untuk menjadi sama dengan manusia dalam pribadi Yesus Kristus. Kedatangan-Nya adalah untuk membaharui kehidupan ini seturut rancangan damai sejahtera-Nya.


Sobat Teruna, saat ini alam mengalami kerusakan berat akibat ulah manusia. Demi keuntungan dan kenyamanan diri, manusia tidak peduli terhadap alam dan menghancurkannya. Tanpa sadar, merusak alam sebetulnya adalah tindakan yang tidak menghargai kemuliaan Tuhan. Karena itu, dalam minggu Adven ini, kita diajak untuk menata diri dalam menyambut Natal dengan juga membangun sikap peduli pada alam sebagai wujud memuliakan Tuhan. (SLS)

 


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:


Ya Tuhan, tolong ajarlah aku untuk dapat membangun sikap peduli terhadap lingkungan sebagai wujud bersukacita mengamini rancangan keselamatan-Mu bagi dunia.



bottom of page