ALLAH MAMPU MENGGAGALKAN RENCANA JAHAT


Kisah Para Rasul 9 : 1-6


1 Sementara itu berkobar-kobar hati Saulus untuk mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan. Ia menghadap Imam Besar, 2 dan meminta surat kuasa dari padanya untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di Damsyik, supaya, jika ia menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti Jalan Tuhan, ia menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem. 3 Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia. 4 Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: ”Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?” 5 Jawab Saulus: ”Siapakah Engkau, Tuhan?” Kata-Nya: ”Akulah Yesus yang kauaniaya itu. 6 Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kauperbuat.”



Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia



Sejak usia dini, Saulus mengenyam pendidikan di Midrash – Yerusalem di bawah perwalian Rabbi Gamaliel. Saulus sangat pintar dan giat mempelajari maupun menerapkan Taurat Tuhan. Para pemimpin agama Yahudi mengangkatnya menjadi salah satu pemimpin agama Yahudi di usia muda. Saulus sangat membenci ajaran Kristus dan para pengikut-Nya, yang menurutnya bertentangan dengan Taurat Tuhan. Baginya, segala sesuatu yang bertentangan dengan Taurat Tuhan harus dihambat dan dihancurkan menggunakan berbagai cara. Ia meminta surat kuasa kepada para Majelis Yahudi di Damsyik untuk menangkap dan memenjarakan para pengikut ajaran Kristus. Keinginan Saulus bertentangan dengan rencana Tuhan Yesus bagi hidupnya. Dalam perjalanannya ke Damsyik, Tuhan Yesus menemui dan memperkenalkan diri-Nya sebagai Pribadi yang dianiaya oleh Saulus. Pada ayat 6, Tuhan Yesus menunjukkan kuasa-Nya yang mampu menggagalkan rencana jahat serta mengubah arah tujuan hidup orang pilihan-Nya. “Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota ….” Peristiwa itu merupakan pengalaman iman yang luar biasa bagi Saulus dalam proses dirinya menjadi saksi Kristus.


Sobat Teruna, kita adalah rekan sekerja Tuhan Yesus yang dipilih menjadi saksi Kristus di dunia ini. Perjalanan hidup bersama Tuhan Yesus akan menjadi pengalaman iman yang membuat kita semakin mengenal-Nya dan mengetahui kuasa-Nya. Ketika sobat Teruna berhadapan dengan tantangan dan hambatan dalam menjalani pendidikan, jangan takut, karena kita mempunyai Tuhan yang Maha Kuasa. Percayalah, Tuhan Yesus mampu mengubah dan menolong kelemahan juga keterbatasan kita dalam mengikuti pendidikan. Yang terutama, serahkanlah kelemahan kita kepada Tuhan Yesus. Lalu tumbuhkanlah kemauan dalam hati kita untuk belajar sungguh-sungguh di bawah bimbingan Roh Kudus. Saulus saja dapat diubah menjadi pekabar Injil, apalagi kita. (EJRZ)






Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Tuhan Yesus, tolong aku agar mampu memacu diri untuk semangat belajar, sehingga semua keterbatasan dan kelemahan dalam belajar dapat diatasi dengan baik.