top of page

APA ITU KERAJAAN ALLAH?



 

Lukas 13 : 18-21

18 Maka kata Yesus: ”Seumpama apakah hal Kerajaan Allah dan dengan apakah Aku akan mengumpamakannya? 19 Ia seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di kebunnya; biji itu tumbuh dan menjadi pohon dan burung-burung di udara bersarang pada cabang-cabangnya.” 20 Dan Ia berkata lagi: ”Dengan apakah Aku akan mengumpamakan Kerajaan Allah? 21 Ia seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya.”


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Sobat Teruna, bacaan Alkitab hari ini membahas tentang Kerajaan Allah. Kerajaan Allah diumpamakan Yesus seperti biji sesawi dan ragi. Apa sebenarnya maksud Yesus ketika mengumpamakan Kerajaan Allah seperti biji sesawi dan ragi?


Sebelum berpetualang lebih jauh sebagai usaha untuk mengerti tentang apa yang Yesus sampaikan dalam Lukas 13:18-21, baiklah kita memahami dulu makna dari Kerajaan Allah. Banyak orang Kristen yang mengira bahwa Kerajaan Allah adalah sorga, tempat kediaman Allah dan kediaman yang disediakan Allah bagi orang percaya yang telah meninggal. Padahal Kerajaan Allah tidak berkaitan dengan semua hal tersebut. Kerajaan Allah berhubungan dengan kuasa pemerintahan Allah. Pemerintahan Allah itu bukan hanya berlaku di sorga, tetapi juga di muka bumi. Allah secara aktif menghadirkan pemerintahan-Nya yang penuh damai sejahtera di bumi, yang adalah rumah kita bersama. Namun demikian, pekerjaan Allah yang menghadirkan pemerintahan-Nya itu tidak bisa kita lihat. Itu ibarat ragi dalam tepung. Ragi dalam tepung tidak bisa terlihat, namun hasilnya tampak, yaitu adonan menjadi mengembang. Demikian juga Allah, ketika menghadirkan kerajaan-Nya tidak terlihat namun hasilnya tampak, yaitu kehidupan yang penuh gairah, sukacita dan damai sejahtera yang dialami bukan hanya manusia, tetapi seluruh makhluk ciptaan-Nya.


Sobat Teruna, Allah terus bekerja menghadirkan pemerintahan-Nya di muka bumi. Pertanyaannya, apa tugas kita sekarang? Tugas kita adalah mewujudkan tanda-tanda Kerajaan Allah di muka bumi, yaitu damai dan sukacita. Wujudkanlah damai dan hadirkanlah sukacita di manapun Sobat Teruna berada. Saat terjadi perseteruan atau pun pertengkaran, maka hadirkanlah cinta kasih dan perdamaian. Jika itu kita lakukan, maka sesungguhnya Kerajaan Allah datang dan terwujud secara nyata di muka bumi. (YJ)


 


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:


Ya Yesus Kristus, mohon bimbinglah aku dengan Roh Kudus-Mu agar mampu menghadirkan tanda-tanda Kerajaan Allah, yaitu damai sejahtera dan sukacita di mana pun berada.

Comments


bottom of page