ARTI PERCAYA KEPADA NAMA YESUS KRISTUS


1 Yohanse 3: 19-23


19 Demikianlah kita ketahui, bahwa kita berasal dari kebenaran. Demikian pula kita boleh menenangkan hati kita di hadapan Allah, 20 sebab jika kita dituduh olehnya, Allah adalah lebih besar dari pada hati kita serta mengetahui segala sesuatu. 21 Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau hati kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Allah, 22 dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya. 23 Dan inilah perintah-Nya itu: supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan supaya kita saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita.


Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


Biasanya ketika orang tua memberikan nama kepada anak-anaknya, ada latar belakang di balik itu. Misalnya nama Eka, Dwi dan Tri adalah urutan kelahiran dari yang pertama, kedua sampai yang ketiga. Ada juga harapan dan syukur orang tua di balik nama itu, seperti nama Gavrila Jeconia yang artinya hadiah dari Tuhan (anugerah) adalah kekuatan.


Penulis surat I Yohanes mengajak orang percaya untuk tetap kuat berpegang pada nama Yesus Kristus (ay. 23). Kuat berpegang atau percaya penuh dan sungguh pada nama Yesus Kristus terletak dan bersumber di hati manusia. Hati atau iman yang teguh percaya pada nama Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat terlihat pada cara hidup yang mengasihi sesama (ay. 22-23). Percaya pada nama Yesus Kristus berarti percaya akan hakikat, watak dan sifat Yesus yang adalah Kristus atau Mesias, Anak Allah yang jelas terlihat pada perilaku hidup-Nya.


Sobat Teruna, masa teruna/remaja adalah masa pembentukan jati diri. Pergaulan memang membawa pengaruh yang cukup penting dalam pembentukan jati diri kita. Karena itu berhati-hatilah dalam memilih komunitas pergaulan. Jangan mencari sensasi dengan tindakan negatif supaya terkenal ataupun diterima dalam suatu lingkungan pergaulan. Jagalah nama baik kita. Perluaslah wawasan kita. Walaupun demikian, ajaran Kristen dan kepercayaan kepada Yesus Kristus atau iman percaya kristiani kita yang ada di dalam hati hendaknya dapat menjadi filter atau saringan untuk meloloskan sari-sari nilai yang penting dan berguna bagi sobat Teruna dalam membangun jati diri. Semua ini sebenarnya untuk menjunjung keberartian hidup kita bagi kemuliaan Tuhan Yesus yang sesuai dengan harapan yang terkandung dalam nama diri kita masing-masing. Semoga. (JYK)




Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Tuhan Yesus tolonglah aku untuk tetap taat dan setia kepada-Mu sampai akhir kehidupan kami.