top of page

"BAGI TUHAN, CINTA ITU MEMILIKI"



 

Yoel 3: 1-3


1. "Sebab sesungguhnya pada hari-hari itu dan pada waktu itu, apabila Aku memulihkan keadaan Yehuda dan Yerusalem, 2 Aku akan mengumpulkan segala bangsa dan akan membawa mereka turun ke lembah Yosafat; Aku akan berperkara dengan mereka di sana mengenai umat-Ku dan milik-Ku sendiri, Israel, oleh karena mereka mencerai-beraikannya ke antara bangsa-bangsa dan membagi-bagi tanah-Ku, 3 oleh karena mereka membuang undi mengenai umat-Ku, menyerahkan seorang anak laki-laki karena seorang sundal, dan menjual seorang anak perempuan karena anggur untuk diminum.


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Sobat Teruna, kita sering mendengar kalimat “Cinta tidak harus memiliki.” Kalimat tersebut memiliki makna bahwa saat seseorang mencintai maka ia harus rela melepaskankan dan meninggalkannya. Penekanannya terletak pada ego manusia yang ingin memiliki tetapi tidak memberikan kesempatan untuk yang dicintainya mengalami kebaikan. Hal ini berbeda dengan Tuhan, Ia mencintai umat-Nya sebagai milik-Nya yang harus mengalami pembaharuan hidup atau pemulihan. Maksudnya adalah ketika Tuhan mencintai umat-Nya, maka umat-Nya harus dipertahankan menjadi milik-Nya yang sangat berharga.

Sobat Teruna, dalam Yoel 3 : 2, Tuhan menyebut Yehuda dan Yerusalem sebagai “Umat-Ku dan Milik-Ku.” Saat umat-Nya mengalami hukuman atas kesalahan mereka dan pertobatan terjadi, Tuhan kembali memulihkan keadaan umat-Nya di antara bangsa-bangsa lain. Bahkan pemulihan umat dilakukan bersamaan dengan tindakan keadilan Tuhan kepada bangsa-bangsa lain yang telah mencerai beraikan umat-Nya. Mereka kerap mempermalukan umat Tuhan dan selalu bertindak semena-mena terhadap umat-Nya (ay. 3). Bagi Tuhan, apa yang dilakukan oleh bangsa-bangsa lain itu harus diselesaikan dengan cara yang se-adil-adilnya. Rasa memiliki yang Tuhan tunjukan kepada umat-Nya tidak lepas dari janji-Nya kepada umat-Nya bahwa umat-Nya akan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa lain. Melalui umat-Nya, bangsa-bangsa lain akan mengenal Allah.

Sobat Teruna, dengan demikian bagi Tuhan, “Cinta Itu harus memiliki.” Ya, Tuhan menyatakan bahwa kita anak-anak-Nya adalah milik-Nya yang sangat berharga. Tuhan tidak akan melepaskan kita karena Tuhan adalah setia dan adil. Sebagai milik Tuhan, kita akan selalu dijaga, dilindungi bahkan dalam situasi yang kacau, Tuhan akan memulihkan hidup kita. HTT


 


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:


Doa: Ya Tuhan, aku bersyukur telah menjadi milik-Mu, maka aku terus belajar menjadi pribadi seturut kehendak-Mu.


bottom of page