BEKERJA BERSAMA DENGAN TALENTA



 

1 Korintus 14:26-33


26 Jadi bagaimana sekarang, saudara-saudara? Bilamana kamu berkumpul, hendaklah tiap-tiap orang mempersembahkan sesuatu: yang seorang mazmur, yang lain pengajaran, atau penyataan Allah, atau karunia bahasa roh, atau karunia untuk menafsirkan bahasa roh, tetapi semuanya itu harus dipergunakan untuk membangun. 27 Jika ada yang berkata-kata dengan bahasa roh, biarlah dua atau sebanyak-banyaknya tiga orang, seorang demi seorang, dan harus ada seorang lain untuk menafsirkannya. 28 Jika tidak ada orang yang dapat menafsirkannya, hendaklah mereka berdiam diri dalam pertemuan Jemaat dan hanya boleh berkata-kata kepada dirinya sendiri dan kepada Allah.

29 Tentang nabi-nabi – baiklah dua atau tiga orang di antaranya berkata-kata dan yang lain menanggapi apa yang mereka katakan. 30 Tetapi jika seorang lain yang duduk di situ mendapat penyataan, maka yang pertama itu harus berdiam diri. 31 Sebab kamu semua boleh bernubuat seorang demi seorang, sehingga kamu semua dapat belajar dan beroleh kekuatan. 32 Karunia nabi takluk kepada nabi-nabi. 33Sebab Allah tidak menghendaki kekacauan, tetapi damai sejahtera.

Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Maria : “Hi guys…, lagi membicarakan apa? Sepertinya seru banget!”

Roy : “Hi Maria, waahh kebetulan nie, baru kita sebut namamu ‘loh!”

Maria : “Oh ya, kenapa tuh? “

Tomi : “Begini, kita rencana buat drama musikal untuk Natal. Aku, Tobias, Michael dan Sinta tangani musik. Hendra, Simon dan Agung tangani perlengkapan seperti backsound, lighting, pengambilan video dan editing. Siska cs jadi pelakonnya. Nah, sekarang tinggal naskah ceritanya. Boleh dong buatkan naskah dramanya.

Maria : “Wiiihhhh, seruuu tuhh, oke deh! Nanti aku buatkan, tapi aku butuh tema dan sub tema Natal ya…”.

Siska : “Siipppp…! Nanti aku deh yang kontak ibu Pendeta dan diskusikan rencana kita ini”.

Roy : “Ok…, siap! Mantaappp!!! Semangat guys!”


Sobat Teruna, percakapan di atas menceritakan sekelompok teruna yang merencanakan pembuatan drama musikal, guna perayaan Natal jemaat. Untuk mewujudkan rencana itu, mereka melibatkan semua rekan dengan berbagai talenta (baca: bakat/potensi) masing-masing. Keterlibatan berbagai talenta untuk sebuah tujuan juga tampak dalam perikop bacaan di akhir pekan ini.


Pengajaran Paulus hari ini menekankan keterlibatan semua karunia yang ada dalam sebuah pertemuan Jemaat (baca: ibadah). Anggota jemaat diberi kesempatan yang sama untuk mempergunakan karunia yang dimiliki dengan syarat harus berjalan tertib dan teratur. Alasannya, karena Tuhan menginginkan umat-Nya memperoleh damai sejahtera dalam pertemuan Jemaat. Himbauan Paulus ini menunjukkan pula unsur kerjasama demi kepentingan persekutuan.


Sobat Teruna, setiap kita telah TUHAN beri talenta yang dapat dipakai untuk memajukan persekutuan. Ayo, kembangkan dan pakai talenta yang dimiliki bersama dengan anggota persekutuan kita lainnya. Mari bekerja bersama agar talenta-talenta ini bermanfaat untuk persekutuan kita. (MCLH)



 


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:


Tuhan Yesus, aku rindu agar talentaku dan talenta rekan-rekanku dapat dipakai untuk memuliakan-Mu. Tolong kami agar dapat bekerjasama dalam mengembangkan talenta masing-masing dan nama-Mu dimuliakan.