BERHATI-HATILAH, YESUS MEMERHATIKANMU!


Markus 12: 38-40


38 Dalam pengajaran-Nya Yesus berkata: ”Hati-hatilah terhadap ahli-ahli Taurat yang suka berjalan-jalan memakai jubah panjang dan suka menerima penghormatan di pasar, 39 yang suka duduk di tempat terdepan di rumah ibadat dan di tempat terhormat dalam perjamuan, 40 yang menelan rumah janda-janda, sedang mereka mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Mereka ini pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.”

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia



Apakah Sobat Teruna pernah mendengar ungkapan “lebih baik dipukul seorang musuh daripada dicium seorang teman?” Kalau musuh itu bisa mengoreksi kita tanpa basa-basi. Kalau teman, masih banyak sungkannya untuk mengoreksi.


Bacaan kita hari ini adalah tentang kata-kata Yesus yang sangat keras berbicara mengenai ahli Taurat. Yesus mengoreksi tanpa basa-basi. Pastilah Yesus sudah mengenal para ahli Taurat tersebut. Yesus mengatakan untuk berhati-hati terhadap ahli-ahli Taurat yang suka berjalan-jalan memakai jubah panjang dan menerima penghormatan di pasar, serta duduk di tempat terdepan di rumah ibadat maupun dalam perjamuan, yang menelan rumah janda-janda juga mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Ditambahkan lagi oleh Yesus bahwa mereka akan menerima hukuman yang lebih berat.


Sobat Teruna, bagaimana kita beribadah? Apakah kita ogah-ogahan mengikuti IHMPT, apalagi akhir-akhir ini kebanyakan ibadah dilakukan via youtube atau memakai platform zoom. Tidak ada tatap muka langsung antara kakak layan dengan adik-adik teruna. Jadi kita mungkin merasa bebas dan tidak mempersiapkan diri dengan baik. Sebaliknya, ketika ibadah tatap muka langsung, kita mungkin lebih mementingkan baju apa yang akan dipakai, bahkan pernah tidak mau ke gereja kalau pakaiannya yang “itu-itu” saja. Kita lebih suka dipuji oleh kakak layan daripada ditegur, walaupun sudah berbuat salah. Kita lebih memilih berteman dengan mereka yang selalu memuja-muja daripada dengan teman yang sering mengingatkan.


Sobat Teruna, mari memperbaiki sikap kita dalam beribadah. Beribadah adalah bentuk pengabdian kita kepada Tuhan. Beribadahlah bukan hanya secara ritual, tetapi juga aktual. Maksudnya bagaimana perilaku kita sehari-hari mencerminkan diri sebagai murid Tuhan Yesus. Tuhan Yesus memerhatikan kita. Jadi hiduplah berkenan kepada-Nya. (LLS)



Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Ya Allah Bapa, tolong ajar aku selalu hidup seturut dengan jalan-Mu, bukan untuk mencari puja-puji dari manusia, melainkan supaya mendapatkan perkenanan-Mu.