top of page

“BERLAKU ADIL & TIDAK MENINDAS”



 

Pengkhotbah 3 : 16 - 4:3


16 Ada lagi yang kulihat di bawah matahari: di tempat pengadilan, di situ pun terdapat ketidakadilan, dan di tempat keadilan, di situ pun terdapat ketidakadilan. 17 Berkatalah aku dalam hati: ”Allah akan mengadili baik orang yang benar maupun yang tidak adil, karena untuk segala hal dan segala pekerjaan ada waktunya.” 18 Tentang anak-anak manusia aku berkata dalam hati: ”Allah hendak menguji mereka dan memperlihatkan kepada mereka bahwa mereka hanyalah binatang.” 19 Karena nasib manusia adalah sama dengan nasib binatang, nasib yang sama menimpa mereka; sebagaimana yang satu mati, demikian juga yang lain. Kedua-duanya mempunyai nafas yang sama, dan manusia tak mempunyai kelebihan atas binatang, karena segala sesuatu adalah sia-sia. 20 Kedua-duanya menuju satu tempat; kedua-duanya terjadi dari debu dan kedua-duanya kembali kepada debu. 21 Siapakah yang mengetahui, apakah nafas manusia naik ke atas dan nafas binatang turun ke bawah bumi. 22 Aku melihat bahwa tidak ada yang lebih baik bagi manusia dari pada bergembira dalam pekerjaannya, sebab itu adalah bahagiannya. Karena siapa akan memperlihatkan kepadanya apa yang akan terjadi sesudah dia? 1 Lagi aku melihat segala penindasan yang terjadi di bawah matahari, dan lihatlah, air mata orang-orang yang ditindas dan tak ada yang menghibur mereka, karena di fihak orang-orang yang menindas ada kekuasaan. 2 Oleh sebab itu aku menganggap orang-orang mati, yang sudah lama meninggal, lebih bahagia dari pada orang-orang hidup, yang sekarang masih hidup. 3 Tetapi yang lebih bahagia dari pada kedua-duanya itu kuanggap orang yang belum ada, yang belum melihat perbuatan jahat, yang terjadi di bawah matahari.




Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Ada sebuah kisah tentang 2 orang sahabat yang bernama Reno dan Doni. Keduanya bersahabat sejak masih di bangku SD. Sebagai sahabat, mereka selalu kompak bersama. Suatu kali, Doni melakukan kesalahan karena dia merusak HP yang dia pinjam dari Miko, teman sekelasnya. Miko marah, dan mereka bertengkar. Melihat sahabatnya bertengkar, respon Reno adalah membela Doni. Mereka lalu bersepakat mengeroyok Miko untuk memberinya pelajaran.


Sobat Teruna yang terkasih. Menurutmu, apakah persahabatan Reno dan Doni di atas adalah sebuah persahabatan yang baik? Jawabannya tidak. Mengapa? Karena Reno dan Doni melakukan praktik ketidakadilan dan penindasan kepada Miko.


Inilah yang disampaikan Pengkhotbah mengenai banyak orang yang melakukan ketidakadilan dan penindasan terhadap manusia lainnya (pasal 3:16 dan 4:1). Orang seperti itu adalah orang yang menjalani kehidupan sia-sia dan Allah akan mengadili mereka berdasarkan perbuatan mereka yang sia-sia itu.


Sobat Teruna yang terkasih. Dalam hidup ini kita harus mau dan mampu bersikap adil dan menjauhi penindasan (bullying). Jika benar katakan benar, dan salah katakan salah. Kita harus membela orang yang benar, bukan membela orang salah. Jangan hanya karena orang itu sahabat kita atau orang yang kita kasihi, kita malah membela mereka padahal kita tau mereka yang salah.


Jangan pula kita melakukan penindasan (bullying) kepada orang lain, sekalipun mungkin kita yang benar dan orang itu salah. Karena Tuhan tidak suka terhadap penindasan, dan DIA membela orang-orang yang tertindas (lih. Mazmur 34:7 dan 147:6). Hal-hal ini yang Tuhan mau untuk kita lakukan. (YWA)


 


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:

Tuhan, tolonglah aku agar bisa berlaku adil dan tidak menindas orang lain.

Comentarios


bottom of page