BERPEGANGLAH PADA JANJI ALLAH!


Kejadian 12: 1-6

1 Berfirmanlah Tuhan kepada Abram: ”Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; 2 Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. 3 Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”


4 Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan Tuhan kepadanya, dan Lot pun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran. 5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. 6 Abram berjalan melalui negeri itu sampai ke suatu tempat dekat Sikhem, yakni pohon tarbantin di More. Waktu itu orang Kanaan diam di negeri itu.

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia



Bagaimana respons Sobat Teruna jika Allah datang dan menyuruh pergi ke suatu tempat yang belum pernah dikunjungi? Bacaan hari ini menceritakan bahwa Allah datang kepada Abram. Abram disuruh pergi meninggalkan negerinya ke tempat yang ditunjuk oleh Allah. Allah akan membuat Abram terkenal dan menjadikan keturunannya sebagai bangsa yang besar (ay.1-2). Menaati perintah Allah tersebut, Abram pergi tanpa bertanya walaupun dia tidak tahu apa yang akan terjadi nanti. Abram percaya dan berpegang pada janji Allah untuk berkat yang lebih besar kelak! (ay.5). Walaupun untuk melakukan apa yang Allah kehendaki berarti Abram harus meninggalkan rumahnya, teman-temannya, lalu menjelajah ke daerah yang baru.


Ur adalah kota yang banyak tempat penyembahan berhala. Kanaan, tempat yang dijanjikan Allah adalah daerah subur. Tanah Kanaan ini akan menjadi tempat persemaian sebuah bangsa yang berpusat kepada Allah. Tanah Kanaan menjadi titik penting bagi sejarah kehidupan Bangssa Israel dan tempat kebangkitan Kekristenan. Tanah yang tidak terlalu luas itu diberikan kepada seorang bernama Abram dan keluarganya yang memiliki keyakinan iman dalam mengasihi dan menaati Allah. Kepercayaaan itu, membuat Abram dan keluarganya merasakan kebaikan dari Allah senantiasa. Hal itu kemudian juga mempunyai dampak kebaikan yang besar bagi sejarah dunia. Kehadiran Allah lewat Yesus Kristus menjadi puncak dari kasih-Nya kepada dunia dan isinya.


Sobat Teruna, Allah pun saat ini sedang membimbing kita kepada suatu tujuan mulia demi masa depan yang lebih baik. Mari menaati firman Allah agar kehadiran kita dapat berguna bagi sekeliling. Janji dan berkat Allah bagi Abram, juga senantiasa berlaku untuk kita, orang-orang yang mau hidup beriman teguh hanya kepada-Nya. (AMM)



Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Ya Allah, mohon bimbinglah aku kepada maksud dan tujuan-Mu atas hidupku.



© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon