BERPIKIR DAN BEKERJA BERSAMA


1 Tawarikh 22: 2-10

2 Daud menyuruh mengumpulkan orang-orang asing yang ada di negeri orang Israel, lalu ditempatkannya tukang-tukang untuk memahat batu-batu pahat yang akan dipakai untuk mendirikan rumah Allah. 3 Selanjutnya Daud menyediakan sangat banyak besi untuk paku-paku bagi daun pintu gerbang dan bagi tupai-tupai, juga sangat banyak tembaga yang tidak tertimbang beratnya, 4 dan kayu aras yang tidak terbilang banyaknya, sebab orang Sidon dan orang Tirus membawa sangat banyak kayu aras bagi Daud. 5 Karena pikir Daud: ”Salomo, anakku, masih muda dan kurang berpengalaman, dan rumah yang harus didirikannya bagi Tuhan haruslah luar biasa besarnya sehingga menjadi kenamaan dan termasyhur di segala negeri; sebab itu baiklah aku mengadakan persediaan baginya!” Lalu Daud membuat sangat banyak persediaan sebelum ia mati.

6 Kemudian dipanggilnya Salomo, anaknya, dan diberinya perintah kepadanya untuk mendirikan rumah bagi Tuhan, Allah Israel, 7 kata Daud kepada Salomo: ”Anakku, aku sendiri bermaksud hendak mendirikan rumah bagi nama Tuhan, Allahku, 8 tetapi firman Tuhan datang kepadaku, demikian: Telah kautumpahkan sangat banyak darah dan telah kaulakukan peperangan yang besar; engkau tidak akan mendirikan rumah bagi nama-Ku, sebab sudah banyak darah kautumpahkan ke tanah di hadapan-Ku. 9 Sesungguhnya, seorang anak laki-laki akan lahir bagimu; ia akan menjadi seorang yang dikaruniai keamanan. Aku akan mengaruniakan keamanan kepadanya dari segala musuhnya di sekeliling. Ia akan bernama Salomo; sejahtera dan sentosa akan Kuberikan atas Israel pada zamannya. 10 Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan dialah yang akan menjadi anak-Ku dan Aku akan menjadi Bapanya; Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya atas Israel sampai selama-lamanya.

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia



Sobat Teruna, apakah kita ingat ini hari apa? Benar, ini adalah hari Selasa. Selain itu sekarang adalah Mother’s Day. Hari Ibu Internasional atau sedunia dirayakan pada Ahad (Minggu) kedua bulan Mei. Sedangkan Hari Ibu di Indonesia diperingati setiap tanggal 22 Desember. Tanggal ini diresmikan oleh Presiden Soekarno di bawah Kepres No.316 tahun 1959 dengan mengacu dari hasil Kongres Perempuan Indonesia III tahun 1938 di Bandung. Jadi, pada saat ini kita memperingati Hari Ibu yang ke 82 tahun. Gagasan diadakannya hari ibu merupakan hasil pemikiran bersama untuk mendorong peran serta perempuan di tanah air agar mendapat hak yang sama dalam berkarya di berbagai bidang.


Persiapan untuk mendirikan Bait Suci juga tidak bisa dipikirkan sendirian oleh Raja Daud. Karena itu, ia kemudian mengumpulkan orang-orang ahli di negeri Israel dan Salomo; anaknya, untuk memikirkan bersama-sama upaya pendirian Bait Suci. Pembangunan Bait Suci merupakan wujud syukur dan tanda kesetiaannya beribadah kepada TUHAN yang telah memberikan berkat terhadap dia maupun keluarganya, juga bangsa Israel dalam masa kepemimpinannya. Dengan berpikir bersama, Raja Daud dapat membagi visi dan misi di balik maksud pembangunan Bait Suci yang kelak akan dilakukan oleh Salomo, sesuai perintah TUHAN.


Sobat Teruna, berpikir bersama sangat penting ketika kita hidup di dunia yang serba cepat. Kita butuh team work agar mendapatkan ide yang variatif dan hebat. Pekerjaan akan terasa ringan karena ada banyak orang yang membantu berpikir. Dalam tim, kita dapat mengatasi kelemahan diri dengan menggunakan kekuatan orang lain yang memiliki berbagai keahlian. Dengan demikian, hasil kerja akan lebih inovatif, matang, cepat dan sukses. (YRLJ)


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Ya TUHAN, mohon berkatilah ibu dan ayahku dalam membangun hidup rumah tangga. Tolonglah kami, agar dapat berpikir dan bekerja sama dengan rukun, penuh semangat, serta saling melengkapi, sehingga memperoleh hasil yang memuliakan nama-Mu.