top of page

BERSAMA HADAPI TANTANGAN



 

1 Korintus 12:12-13


12 Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus. 13 Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.

Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Sobat Teruna, apakah mengetahui tentang Hari Kesiap-siagaan Bencana? Hari yang diperingati setiap tanggal 26 April ini digagas oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap bencana dengan cara membangun partisipasi semua pihak. Kata kuncinya partisipasi semua pihak. Partisipasi dapat terwujud jika ada kesadaran bahwa masalah bencana dan penanggulangannya merupakan tanggungjawab bersama sebagai satu bangsa. Membangun kesadaran hidup bersama juga dijumpai dalam perikop hari ini.


Sobat Teruna, masih ingat persoalan yang terjadi di tengah Jemaat Korintus yang melatarbelakangi tulisan Paulus di pasal 12? Iya, tepat sekali! Mereka terjebak persaingan tidak sehat karena beragam karunia yang ada di tengah jemaat. Dalam perikop ini, Paulus memakai gambaran tubuh manusia yang kendati terdiri dari banyak bagian, namun semua adalah satu tubuh, tidak dapat terpisah dan dipisahkan! Nah, dengan mempergunakan gambaran tubuh manusia itu Paulus menekankan bahwa siapa pun dan apa pun latar-belakang mereka, semua adalah satu tubuh dalam TUHAN yang menerima baptisan yang sama serta menerima berkat dari Roh Allah, tidak beda! Melalui gambaran ini, Paulus hendak membangun kesadaran bahwa seluruh anggota jemaat siapa pun mereka dan apa pun karunia yang dimiliki adalah satu “tubuh”, satu keluarga dalam TUHAN Yesus.


Sobat Teruna pesan penting perikop ini, yaitu:

1. Kita adalah anggota keluarga Allah. Kendati berbeda denominasi, gereja, dan sebagainya, tetap miliki kepedulian untuk saling menopang serta menguatkan dalam menghadapi persoalan.

2. Sebagai anak bangsa, mari berpartisipasi untuk membekali diri dalam penanganan bencana. Bahkan jika memungkinkan, mari berbuat sesuatu yang dapat dilakukan untuk menolong saudara sebangsa yang tertimpa bencana. (MCLH)


 


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:


Tuhan Yesus, tolong mampukan anak-Mu untuk memiliki kepedulian kepada pergumulan sesama dan mau melakukan yang dapat dikerjakan guna menolong mereka yang membutuhkan.

Comments


bottom of page