BERSUKACITALAH!


 

Filipi 4 : 4-7


4 Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! 5 Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat! 6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. 7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.


Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia

 


Bolehkah kita bersukacita? Tentu saja boleh. Namun demikian, sukacita yang dimaksud oleh Rasul Paulus terkait renungan kita saat ini adalah bersukacita dalam Tuhan. Artinya, kita mengingat dan menghitung kasih setia yang diterima dari Tuhan. Rasul Paulus juga menguraikan bahwa dampak dari sukacita itu kita tetap melakukan kebaikan kepada sesama. Dalam suasana sukacita ini Rasul Paulus mengingatkan agar kita tak perlu kuatir.


Salah satu cara melenyapkan rasa kuatir adalah dengan berdoa. Berdoa menolong untuk memperbarui keyakinan kepada Tuhan yang memelihara kita. Melalui doa, persekutuan kita dengan Tuhan semakin akrab. Dengan demikian kita mendapat damai sejahtera yang mengawal hati dan pikiran. Kuasa doa memberikan semangat kepada kita untuk melakukan kehendak Tuhan. Melalui doa kita menerima pertolongan Tuhan. Doa membuat kita semakin yakin bahwa Tuhan turut bekerja mendatangkan kebaikan. Rasul Paulus juga menegaskan bahwa persekutuan dengan Bapa melalui Yesus Kristus Anak-Nya yang tunggal Juruselamat membuat kita menerima damai sejahtera. Damai sejahtera itu berfungsi memelihara hati dan pikiran kita. Ini artinya kita harus hidup dalam Kristus dan firman-Nya (Yoh 15:7). Damai sejahtera inilah yang kita perlukan saat dilanda kecemasan dan kesusahan. Damai sejahtera inilah yang menjaga hati kita agar tetap taat pada Kristus dan firman-Nya. Damai sejahtera Tuhan menjaga pikiran kita agar tetap fokus dan selaras dengan rencana-Nya.


Di saat kita dilanda kecemasan terkait masa depan atau sedang susah karena dampak virus korona ini, mari kita kembali mengarahkan hati dan pikiran pada firman Tuhan. Ia akan memberikan kita kekuatan baru dan membangkitkan rasa sukacita yang tulus. Jadi, bersyukurlah dan bersukacitalah sobat Teruna yang terkasih! (EJRC)



 


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Tuhan Yesus yang manis, Engkaulah sumber sukacitaku. Aku memohon Engkau selalu bersamaku dan menuntun diriku untuk berserah kepada-Mu.