top of page

CARA TUHAN MENGASIHI UMAT-NYA



 

Keluaran 16 : 13-16

13 Pada waktu petang datanglah berduyun-duyun burung puyuh yang menutupi perkemahan itu; dan pada waktu pagi terletaklah embun sekeliling perkemahan itu. 14 Ketika embun itu telah menguap, tampaklah pada permukaan padang gurun sesuatu yang halus, sesuatu yang seperti sisik, halus seperti embun beku di bumi. 15 Ketika orang Israel melihatnya, berkatalah mereka seorang kepada yang lain: ”Apakah ini?” Sebab mereka tidak tahu apa itu. Tetapi Musa berkata kepada mereka: ”Inilah roti yang diberikan Tuhan kepadamu menjadi makananmu. 16 Beginilah perintah Tuhan: Pungutlah itu, tiap-tiap orang menurut keperluannya; masing-masing kamu boleh mengambil untuk seisi kemahnya, segomer seorang, menurut jumlah jiwa.”


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Rheyn merasa sangat lapar. Ia mau meminta tolong mamanya untuk membuatkan makanan, tetapi orang tuanya telah tidur karena hari memang sudah larut malam. Ia kemudian membuka handphone-nya dan memesan makanan secara online. Lalu makanan yang dipesannya datang. Ia membayar di tempat begitu menerima makanan tersebut bahkan memberikan tip kepada supir ojek online yang mengantarkan pesanannya.


Sobat Teruna, di zaman modern ini kita tidak sulit memperoleh makanan jika lapar. Ada aplikasi dalam handphone yang dapat kita pakai untuk memesan makanan. Kita dapat memilih menu yang disukai di restoran mana pun, asalkan mempunyai uang yang cukup. Kondisi tersebut sungguh berbeda dengan zaman Musa dan Bangsa Israel dulu, khususnya ketika mereka berada di padang gurun Syur.


Berada di padang gurun yang luas membuat stok pangan umat menjadi sangat terbatas. Akibatnya, mereka mengalami kelaparan, lalu bersungut-sungut kepada Musa. Mereka nampak bingung, tidak tahu harus mencari atau membeli makanan di mana saat itu. Syukurlah, Tuhan berkenan mendengar keluh kesah umat-Nya. Pada waktu petang mereka diberi makanan berupa burung puyuh. Pada waktu pagi mereka diberi makanan berupa roti. Tuhan menunjukkan kuasa-Nya yang ajaib dan kasih-Nya terhadap umat-Nya.


Sobat Teruna, itulah cara Tuhan mengasihi umat-Nya. Tuhan mampu mengerjakan apa yang manusia tidak sanggup kerjakan, sekalipun hal itu di luar logika berpikir kita Jadi, tidak ada alasan bagi kita untuk tidak memercayai-Nya. Tuhan sangat sabar menghadapi kita yang suka mengeluh dan tidak sabar. Kuasa dan kasih-Nya tidak perlu diragukan. Lihatlah, betapa banyak keajaiban yang telah Tuhan buat dalam hidup kita dari pagi hingga petang setiap hari. (MPS)


 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:


Tuhan, Engkaulah pertolonganku dan temanku dalam kesesakan. Aku percaya dan bersyukur atas kasih-Mu dan kuasa-Mu yang sungguh ajaib.

コメント


bottom of page