top of page

CARE OF YOURSELF AND OTHERS


 

Ulangan 23 : 24-25

24 ”Apabila engkau melalui kebun anggur sesamamu, engkau boleh makan buah anggur sepuas-puas hatimu, tetapi tidak boleh kaumasukkan ke dalam bungkusanmu. 25 Apabila engkau melalui ladang gandum sesamamu yang belum dituai, engkau boleh memetik bulir-bulirnya dengan tanganmu, tetapi sabit tidak boleh kauayunkan kepada gandum sesamamu itu.”

Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974,2018.

 


Ketika kita berada dalam pesawat, cabin crew selalu mengingatkan penumpang untuk menolong diri sendiri sebelum membantu orang lain. Peduli pada orang lain perlu, tetapi jangan mengabaikan diri sendiri. Peduli pada diri sendiri juga perlu, tetapi jangan mengabaikan orang lain. Itu tidak dikehendaki Tuhan. Kedua hal ini harus berjalan beriringan dan mendapat perhatian yang sama.


Firman Tuhan hari ini mengajarkan bangsa Israel bahwa bila mereka melalui kebun anggur sesamanya, mereka boleh memakan buah anggur sepuas-puas hatinya, tetapi tidak boleh memasukkannya ke dalam bungkusan. Selanjutnya, apabila melalui ladang gandum sesamanya yang belum dituai, mereka boleh memetik bulir-bulirnya dengan tangan sendiri, tetapi sabit tidak boleh diayunkan kepada gandum tersebut. Tuhan menghendaki agar umat-Nya tidak rakus, tetapi memikirkan orang lain juga yang membutuhkan makanan. Peraturan ini dibuat karena banyak orang asing datang berdagang ke Israel sementara penduduk asli Israel pekerjaannya adalah bertani. Jadi, umat diminta untuk peduli kepada para pendatang yang membutuhkan makanan, ketika mereka sedang dalam perjalanan, lalu kehabisan bekal, mengalami lapar dan haus.


Sobat Teruna, Tuhan rela berkorban bagi kita yang berdosa. Sebagai orang percaya, kita juga diminta untuk mau berkorban dan peduli kepada orang lain, tetapi tetap memerhatikan diri serta keluarga sendiri. Kita peduli pada diri sendiri yang membutuhan Firman Tuhan dan kehendak-Nya agar dapat hidup dalam kekudusan. Peduli pada diri sendiri adalah wujud rasa hormat kita kepada Tuhan. Kemudian ketika kita dalam proses pemenuhan kebutuhan diri sendiri, jangan abaikan keperluan orang lain juga. Peduli kepada orang lain adalah wujud kasih kita sebagai orang percaya. So, care of yourself and others! (LLS)



 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Ya Tuhan, terima kasih sudah berkorban untukku orang yang berdosa ini. Tolong ajar aku juga untuk melakukan hal yang sama bagi orang lain.











bottom of page