DATANG KEPADA TUHAN, DIA BERI KELEGAAN


Matius 11: 25-30

25 Pada waktu itu berkatalah Yesus: ”Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. 26 Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. 27 Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya. 28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. 29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. 30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.”

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia



"Lean on me, when you’re not strong, I’ll be your friend; I’ll help u carry on” (Bersandarlah padaku, ketika engkau tidak kuat. Saya akan menjadi temanmu dan membantumu melanjutkan perjalanan). Demikan lagu “Lean On Me” yang dinyanyikan oleh Keith Urban-Kid Rock-Sheryl Crow untuk memberi support bagi para korban gempa hebat di Haiti tahun 2010. Syair lagu ini mengingatkan kita akan perkataan Tuhan Yesus, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Mat.11:28).


Sobat Teruna, saat mengalami kesulitan, duka dan derita, Tuhan Yesus mengajak kita untuk datang kepada-Nya. Ia bersedia menjadi Tuhan dan Juruselamat, tempat kita bersandar. Tuhan Yesus sanggup melegakan atau melepaskan dari semua beban hidup yang kita pikul. Namun demikian, kelegaan atau kelepasan yang ditawarkan oleh Tuhan Yesus, memerlukan ketaatan kita untuk memikul kuk, yaitu beban hidup. Kuk adalah kayu lengkung yang dipasang di tengkuk kerbau atau sapi untuk menarik bajak, guna menggemburkan tanah di sawah atau pun ladang. Tuhan Yesus juga ingin kita belajar dari-Nya, karena Dia telah memberi teladan bagaimana diri-Nya rela memikul salib dengan penuh ketaatan untuk menyelamatkan manusia. Ini berarti saat dalam kesulitan, duka dan derita, kita diingatkan untuk terus menunjukkan ketaatan kepada Tuhan dan firman-Nya. Ketaatan yang dilakukan dengan sukacita dan kerelaan akan mendatangkan ketenangan serta kelegaan. Tuhan Yesus bersedia menjadi tempat bersandar yang setia menemani dan menolong, sehingga Sobat Teruna memperoleh ketenangan dan kelegaan.


Mari terus taat kepada-Nya, karena Tuhan Yesus berkuasa mengubah ketaatan menjadi kebahagiaan. Mari terus tekun beriman, karena Tuhan Yesus berkuasa mengubah ketekunan menjadi kelegaan. (SS)


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Tuhan Yesus aku bersyukur, karena Engkau bersedia menjadi Juruselamatku. Mohon mampukan aku ya Tuhan Yesus untuk taat kepada-Mu dalam segala hal.