TUHAN MEMULIHKANKU






 


Yesaya 62 : 8 – 9


8.Tuhan telah bersumpah demi tangan kanan-Nya,

demi tangan kekuatan-Nya:

”Sesungguhnya, Aku tidak akan memberi gandummu lagi

sebagai makanan kepada musuhmu,

dan sesungguhnya, orang-orang asing tidak akan meminum air anggurmu

yang telah kauhasilkan dengan bersusah-susah;

9. Tetapi orang yang menuainya akan memakannya juga

dan akan memuji-muji Tuhan,

dan orang yang mengumpulkannya akan meminumnya juga

di pelataran-pelataran tempat kudus-Ku.”


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 

Apa yang kita rasakan saat sedang dihukum ? Tentu kita akan merasa malu dan menyesal. Saat kita diberi sanksi / hukuman karena kesalahan kita, tentu kita mengharapkan untuk diampuni dan bebas dari hukuman. Contohnya : ketika kita terlambat datang ke sekolah, guru akan memberi sanksi kepada kita dan kita wajib menjalankan sanksi / hukuman itu. Atau, ketika tidak mengerjakan tugas dari guru, tentu ada hukuman yang akan kita terima. Setelah hukuman itu selesai, kita akan merasa lega karena kesalahan kita sudah terbayar.


Dalam bacaan Alkitab hari ini, Tuhan memulihkan kehidupan umat Israel setelah mereka kembali dari pembuangan di Babel. Tuhan mengampuni segala dosa yang telah umat lakukan kepada-Nya, bahkan Tuhan menjaminkan keamanan dan perlindungan bagi mereka. Pemulihan itu ialah: 1. Tuhan akan memberkati mereka dengan makanan dan minuman (gandum dan anggur); 2. Tuhan akan mengembalikan berbagai hasil tanam mereka yang telah dirampas oleh bangsa lain kepada Israel untuk dinikmati kembali. Pemulihan itu adalah buah dari pengampunan Tuhan kepada umat Israel. Pemulihan dan pengampunan itu membuat mereka kembali dapat menjalani hidup mereka dengan baik di tanah perjanjian sesuai dengan janji Tuhan.


Sobat teruna, dahulu kita adalah orang – orang yang terikat kepada hukuman karena kesalahan dan dosa yang kita lakukan. Allah Bapa telah mengampuni kita dan mengutus Yesus untuk membarui kehidupan kita. Di dalam Tuhan, hidup kita dipulihkan. Oleh sebab itu, masa teruna dapat kita gunakan sebagai kesempatan untuk bersyukur kepada Tuhan atas pengampunan dan pemulihan yang diberikan-Nya bagi kita. Mari kita menjalani hidup dengan benar serta takut akan Tuhan. Kita memuliakan Tuhan melalui hidup yang berkenan kepada-Nya. MPB


 


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


“Terima kasih Tuhan karena Engkau telah memulihkanku dari segala dosa.”