EKSIS DI TENGAH KRISIS



1 Raja-Raja 17 : 1-6

1 Lalu berkatalah Elia, orang Tisbe, dari Tisbe-Gilead, kepada Ahab: ”Demi Tuhan yang hidup, Allah Israel, yang kulayani, sesungguhnya tidak akan ada embun atau hujan pada tahun-tahun ini, kecuali kalau kukatakan.” 2 Kemudian datanglah firman Tuhan kepadanya: 3 ”Pergilah dari sini, berjalanlah ke timur dan bersembunyilah di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan. 4 Engkau dapat minum dari sungai itu, dan burung-burung gagak telah Kuperintahkan untuk memberi makan engkau di sana.” 5 Lalu ia pergi dan ia melakukan seperti firman Tuhan; ia pergi dan diam di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan. 6 Pada waktu pagi dan petang burung-burung gagak membawa roti dan daging kepadanya, dan ia minum dari sungai itu.


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.


Ketika belajar secara online diberlakukan, Naomi selalu absen. Teman-temannya bertanya, “Di mana gerangan dia?” Ketika Ibu guru datang ke rumahnya, Naomi menangis. Sebenarnya ia pun rindu belajar secara online bersama-sama teman-temannya, tetapi dia tidak mempunyai uang untuk membeli kuota internet. Sedangkan ayahnya sudah empat bulan diberhentikan dari pekerjaannya. Kisah tentang Naomi merupakan salah satu dampak dari pandemi Covid-19.


Nabi Elia datang dan berkata kepada raja Ahab bahwa tidak akan ada embun atau hujan pada tahun-tahun ini, kecuali ia sendiri yang mengatakannya. Kemarau panjang akan berdampak pada krisis makanan yang berujung pada bencana kelaparan. Semua orang susah mendapatkan bahan pokok makanan. Mereka berada dibawah bayang-bayang kematian karena kelaparan. Elia berkata demikian, tetapi dia pun sebenarnya juga mengalami krisis yang sama dengan yang lainnya. Walaupun demikian, Tuhan memiliki cara untuk membuatnya bertahan hidup di tengah krisis tersebut. Tuhan menyuruhnya pergi bersembunyi di tepi sungai Kerit di sebelah Timur sungai Yordan. Di sana ia bisa minum air. Pada waktu pagi maupun petang Tuhan memerintahkan burung-burung gagak membawa roti dan daging baginya. Akhirnya Elia bisa bertahan hidup karena Tuhan memelihara hamba yang taat kepada-Nya.


Tuhan sudah memberi makan dan minum kepada Elia untuk melewati masa krisis dalam hidupnya. Kira-kira apa yang bisa kita lakukan terhadap Naomi agar dapat belajar secara online ketika dia tidak mampu membeli kuota? Kita mungkin bisa mengajak teman yang lain untuk menyisihkan uang jajan dan membelikan kuota baginya. Bisa juga mengajaknya belajar di rumah kita yang ada fasilitas internetnya. Mari kita bertindak agar orang seperti Naomi bisa eksis ditengah krisis. (HP)



Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Ya Tuhan, aku bersedia dan siap menjadi alat-Mu untuk menolong mereka yang sedang mengalami kesulitan hidup. Kiranya pemeliharaan-Mu menjadi nyata dalam hidupku.