HADAPILAH TANTANGAN SESUAI FIRMAN TUHAN


Filipi 1 : 27-30


27 Hanya, hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus, supaya, apabila aku datang aku melihat, dan apabila aku tidak datang aku mendengar, bahwa kamu teguh berdiri dalam satu roh, dan sehati sejiwa berjuang untuk iman yang timbul dari Berita Injil, 28 dengan tiada digentarkan sedikit pun oleh lawanmu. Bagi mereka semuanya itu adalah tanda kebinasaan, tetapi bagi kamu tanda keselamatan, dan itu datangnya dari Allah. 29 Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia, 30 dalam pergumulan yang sama seperti yang dahulu kamu lihat padaku, dan yang sekarang kamu dengar tentang aku.



Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia



Jemaat di Filipi berhadapan dengan tantangan dan pergumulan dari sekelompok orang yang menentang keberadaan mereka serta memusuhi Injil Kristus. Rasul Paulus menasihati jemaat agar tidak takut dan gentar menghadapi semua orang yang memusuhi mereka. Jemaat harus menghadapi mereka dengan sikap yang tetap berpadanan (sesuai) dengan firman Tuhan. Artinya mereka harus kuat, teguh, kokoh berdiri di atas firman Tuhan, tidak terpengaruh keadaan atau pun berpaling dari kebenaran. Mereka harus tetap bersatu teguh, tidak boleh tercerai berai yaitu satu roh, sehati dan sejiwa dalam mempertahankan iman yang timbul dari pemberitaan firman Tuhan. Paulus juga menasihati agar mereka tidak kecewa melihat kenyataan yang terjadi. “Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia” (ayat 29).


Sobat Teruna, di tengah-tengah maraknya dunia digital saat ini, kita diperhadapkan pada tantangan dan pergumulan yang berasal dari dunia maya. Kita diperhadapkan dengan berbagai macam ajaran yang berdasarkan pada firman Tuhan. Namun demikian, tidak sedikit orang yang mengajarkan ajaran yang bertentangan dengan kebenaran firman Tuhan, sekalipun mereka sama-sama memakai Alkitab. Jiwa muda yang sedang mencari jati diri dan gemar mencoba berbagai hal karena memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, menjadi sasaran mereka. Bukan berarti kita tidak boleh mengikuti setiap perubahan dan perkembangan yang terjadi. Namun kita harus membentengi diri dengan kebenaran firman Tuhan sebagai dasar dalam mengikuti setiap perkembangan dan perubahan yang terjadi. Jangan biarkan diri kita terseret arus dunia. Sebaliknya, pengaruhilah dunia dengan kebenaran firman Tuhan melalui kegigihan kita dalam memperjuangkan masa depan yang telah Tuhan persiapkan. (EJRZ)


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Tuhan Yesus, tolong jagalah hati dan pikiranku sehingga segala perubahan dan perkembangan yang ada tidak menyesatkan hidupku.