top of page

HARAPAN DI TENGAH MASALAH




 

LUKAS 2 : 36 - 38


36 Lagipula di situ ada Hana, seorang nabi perempuan, anak Fanuel dari suku Asyer. Ia sudah sangat lanjut umurnya. Sesudah kawin ia hidup tujuh tahun lamanya bersama suaminya, 37 dan sekarang ia janda dan berumur delapan puluh empat tahun. Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa. 38 Dan pada ketika itu juga datanglah ia ke situ dan mengucap syukur kepada Allah dan berbicara tentang Anak itu kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.


 


Sobat Teruna, kalau sobat Teruna sedang ada masalah biasanya apa yang dilakukan? Yuk kita belajar dari seorang perempuan bernama Hana. Hana adalah seorang nabi perempuan yang tinggal di Yerusalem dari suku Asyer anak Fanuel dan sudah berumur 84 tahun. la tidak pernah meninggalkan Bait Allah serta tidak pernah berhenti beribadah serta berdoa. Hana adalah seorang janda yang ditinggal mati suaminya setelah 7 tahun bersama suaminya. la berbicara tentang Yesus kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem.


Sobat Teruna, kesedihan Hana tidak membuatnya menjadi pribadi yang keras hati, marah dan suka memberontak kepada Tuhan, melainkan ia hadir sebagai pribadi yang kuat iman, baik, lembut dan simpatik kepada orang yang dijumpainya. Sampai pada usia lanjut, ia masih tetap memiliki pengharapan akan hadirnya penyelamat Israel karena ia yakin bahwa yang terbaik akan diberikan Tuhan kepadanya ketika ia tetap setia dan tekun dalam ibadah dan doa kepada Tuhan.


Sobat Teruna, pernahkan kita mengalami hal yang sama seperti Hana? Kehilangan orang yang kita cintai atau sahabat kita? Dalam rasa kehilangan kita dapat belajar dari Hana. Kita hadir sebagai pribadi yang tetap memiiki pengharapan di dalam Yesus. Pengharapan membuat kita tetap tekun datang di Ibadah Persekutuan Teruna, rajin berdoa sehingga kita menjadi pribadi yang lemah lembut dan memiliki simpati terhadap sahabat atau teman kita yang ada dalam kesulitan atau persoalan. Kesedihan tidak membuat kita berada dalam kemarahan ataupun kekerasan hati, namun ketika kita melihat setiap peristiwa sebagai peluang untuk dekat dengan Tuhan, maka kita akan hadir sebagai Teruna yang menjadi berkat bagi sahabat dan teman-teman kita. Yuk semangat berpengharapan walau kita ada masalah. UR/wet


 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

"Tuhan, berilah kepadaku pengharapan yang sungguh untuk percaya pada janji-janji-Mu di tengah setiap persoalanku."

Comentários


bottom of page