HIDUP BERSAMA TUHAN



 

2 Tawarikh 15:1-12

1 Azarya bin Oded dihinggapi Roh Allah. 2 Ia pergi menemui Asa dan berkata kepadanya: ”Dengarlah kepadaku, Asa dan seluruh Yehuda dan Benyamin! Tuhan beserta dengan kamu bilamana kamu beserta dengan Dia. Bilamana kamu mencari-Nya, Ia berkenan ditemui olehmu, tetapi bilamana kamu meninggalkan-Nya, kamu akan ditinggalkan-Nya. 3 Lama sekali Israel tanpa Allah yang benar, tanpa ajaran dari pada imam dan tanpa hukum. 4 Tetapi dalam kesesakan mereka berbalik kepada Tuhan, Allah orang Israel. Mereka mencari-Nya, dan Ia berkenan ditemui oleh mereka. 5 Pada zaman itu tidak dapat orang pergi dan pulang dengan selamat, karena terdapat kekacauan yang besar di antara segenap penduduk daerah-daerah. 6 Bangsa menghancurkan bangsa, kota menghancurkan kota, karena Allah mengacaukan mereka dengan berbagai-bagai kesesakan. 7 Tetapi kamu ini, kuatkanlah hatimu, jangan lemah semangatmu, karena ada upah bagi usahamu!” 8 Ketika Asa mendengar perkataan nubuat yang diucapkan oleh nabi Azarya bin Oded itu, ia menguatkan hatinya dan menyingkirkan dewa-dewa kejijikan dari seluruh tanah Yehuda dan Benyamin dan dari kota-kota yang direbutnya di pegunungan Efraim. Ia membaharui mezbah Tuhan yang ada di depan balai Bait Suci Tuhan. 9 Ia mengumpulkan seluruh Yehuda dan Benyamin dan orang-orang Efraim, Manasye dan Simeon yang tinggal di antara mereka sebagai orang asing. Sebab dari Israel banyak yang menyeberang memihak kepadanya ketika mereka melihat bahwa Tuhan, Allahnya, beserta dengan dia. 10 Mereka berkumpul di Yerusalem pada bulan ketiga tahun kelima belas dari pemerintahan Asa. 11 Pada hari itu mereka mempersembahkan kepada Tuhan tujuh ratus lembu sapi dan tujuh ribu kambing domba dari jarahan yang mereka bawa pulang. 12 Mereka mengadakan perjanjian untuk mencari Tuhan, Allah nenek moyang mereka, dengan segenap hati dan jiwa.

Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Setiap orang termasuk Sobat Teruna pasti pernah diperhadapkan dengan pilihan. Misalnya menentukan sekolah yang hendak dituju. Sebaiknya dalam menentukan pilihan tidak didasari oleh emosi atau sekadar mengikut teman, tetapi dengan pertimbangan yang matang dan penuh kesadaran. Hal inilah yang dilakukan oleh Asa, Raja Israel Selatan. Azarya bin Oded hamba Allah datang menemui Raja Asa. Kepada Raja Asa dan seluruh suku Yehuda dan suku Benyamin, Azarya memperhadapkan kepada mereka pilihan yaitu hidup di dalam TUHAN dan senantiasa mencari-Nya atau melupakan dan meninggalkan TUHAN. Apa pun keputusan yang diambil atas pilihan tersebut ada konsekuensinya. Jika Asa memilih untuk hidup bersama TUHAN maka TUHAN akan bersamanya, sebaliknya jika ia memilih untuk meninggalkan TUHAN maka TUHAN akan meninggalkannya.

Asa adalah seorang raja yang mengikuti teladan ayahnya yaitu Raja Abia yang selama hidupnya teguh percaya dan mengandalkan TUHAN (2 Taw. 13:10). Raja Asa tahu betul TUHAN memberkati ayahnya Abia selama memerintah. Karena itu ketika diperhadapkan dengan pilihan, Asa tanpa ragu memutuskan untuk hidup di dalam TUHAN. Asa kemudian menghancurkan patung-patung para dewa, membaharui mezbah persembahan bagi TUHAN di depan Bait Suci Yerusalem dan berjanji untuk mencari TUHAN atau beribadah kepada TUHAN. Artinya keputusan Asa untuk memilih hidup di dalam TUHAN dibuktikan juga melalui perbuatan. Tidak sedikit orang hanya bisa ngomong atau mengaku tetapi tidak dibuktikan melalui tindakan atau perbuatan.


Bagaimana dengan kita? Banyak godaan bahkan persoalan yang kita alami. Namun seperti Raja Asa, TUHAN memanggil kita semua untuk tidak galau memilih hidup di dalam dan bersama-Nya. Bersama dan di dalam TUHAN pasti ada keselamatan dan kemenangan. Oleh karena itu carilah TUHAN senantiasa dan jangan meninggalkan-Nya. (MI)



 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:


Ya Allah tuntun aku untuk tetap teguh hidup bersama dan didalamMu.