top of page

HILANGKANLAH SUNGUT-SUNGUT KITA ITU!



 

Bilangan 14 : 20-38

20 Berfirmanlah Tuhan: ”Aku mengampuninya sesuai dengan permintaanmu. 21 Hanya, demi Aku yang hidup dan kemuliaan Tuhan memenuhi seluruh bumi: 22 Semua orang yang telah melihat kemuliaan-Ku dan tanda-tanda mujizat yang Kuperbuat di Mesir dan di padang gurun, namun telah sepuluh kali mencobai Aku dan tidak mau mendengarkan suara-Ku, 23 pastilah tidak akan melihat negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka! Semua yang menista Aku ini tidak akan melihatnya. 24 Tetapi hamba-Ku Kaleb, karena lain jiwa yang ada padanya dan ia mengikut Aku dengan sepenuhnya, akan Kubawa masuk ke negeri yang telah dimasukinya itu, dan keturunannya akan memilikinya. 25 Orang Amalek dan orang Kanaan diam di lembah. Sebab itu berpalinglah besok dan berangkatlah ke padang gurun, ke arah Laut Teberau.” 26 Lagi berfirmanlah Tuhan kepada Musa dan Harun: 27 ”Berapa lama lagi umat yang jahat ini akan bersungut-sungut kepada-Ku? Segala sesuatu yang disungut-sungutkan orang Israel kepada-Ku telah Kudengar. 28 Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan, bahwasanya seperti yang kamu katakan di hadapan-Ku, demikianlah akan Kulakukan kepadamu. 29 Di padang gurun ini bangkai-bangkaimu akan berhantaran, yakni semua orang di antara kamu yang dicatat, semua tanpa terkecuali yang berumur dua puluh tahun ke atas, karena kamu telah bersungut-sungut kepada-Ku. 30 Bahwasanya kamu ini tidak akan masuk ke negeri yang dengan mengangkat sumpah telah Kujanjikan akan Kuberi kamu diami, kecuali Kaleb bin Yefune dan Yosua bin Nun! 31 Tentang anak-anakmu yang telah kamu katakan: Mereka akan menjadi tawanan, merekalah yang akan Kubawa masuk, supaya mereka mengenal negeri yang telah kamu hinakan itu. 32 Tetapi mengenai kamu, bangkai-bangkaimu akan berhantaran di padang gurun ini, 33 dan anak-anakmu akan mengembara sebagai penggembala di padang gurun empat puluh tahun lamanya dan akan menanggung akibat ketidaksetiaan, sampai bangkai-bangkaimu habis di padang gurun. 34 Sesuai dengan jumlah hari yang kamu mengintai negeri itu, yakni empat puluh hari, satu hari dihitung satu tahun, jadi empat puluh tahun lamanya kamu harus menanggung akibat kesalahanmu, supaya kamu tahu rasanya, jika Aku berbalik dari padamu: 35 Aku, Tuhan, yang berkata demikian. Sesungguhnya Aku akan melakukan semuanya itu kepada segenap umat yang jahat ini yang telah bersepakat melawan Aku. Di padang gurun ini mereka akan habis dan di sinilah mereka akan mati.” 36 Adapun orang-orang yang telah disuruh Musa untuk mengintai negeri itu, yang sudah pulang dan menyebabkan segenap umat itu bersungut-sungut kepada Musa dengan menyampaikan kabar busuk tentang negeri itu, 37 orang-orang itu mati, kena tulah di hadapan Tuhan. 38 Tetapi yang tinggal hidup dari orang-orang yang telah pergi mengintai negeri itu hanyalah Yosua bin Nun dan Kaleb bin Yefune.


Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Sobat Teruna, apakah pernah bersungut-sungut? Nampaknya bersungut-sungut itu perkara sederhana ya, tetapi ternyata Tuhan tidak berkenan atas hal tersebut. Ketika bangsa Israel bersungut-sungut, Tuhan menghendaki mereka dihukum. Musa memohon pengampunan atas sikap orang Israel. Tuhan mengampuni bangsa Israel, namun orang-orang yang bersungut-sungut dan menista-Nya tidak akan masuk ke tanah Kanaan. Hanya anak-anak mereka yang akan masuk ke sana, juga Yosua bin Nun dan Kaleb bin Yefune.


Mengapa Tuhan marah saat bangsa Israel bersungut-sungut dan menista-Nya? Karena bangsa Israel lupabahwa Tuhan-lah yang membebaskan mereka dari Mesir, tempat perbudakan dan yang memelihara mereka di padang gurun. Padahal Tuhan pasti menyertai perjalanan mereka menuju tanah perjanjian itu. Tuhan tidak akan menyerahkan nyawa mereka kepada orang-orang Kanaan. Sayangnya, kabar dari para pengintai itu membuat bangsa Israel kuatir, takut, dan bersungut-sungut kepada Tuhan.


Sobat Teruna, penulis Amsal menyatakan bahwa semangat yang patah akan mengeringkan tulang. Artinya, semangat yang patah membuat tubuh ini akan lesu, lemah bahkan sakit. Itulah yang dialami oleh bangsa Israel. Karena itu, saat menghadapi kesulitan atau persoalan, Sobat Teruna harus yakin bahwa Tuhan Yesus berjalan bersama kita. Mari kuatkan iman dan pengharapan kita kepada-Nya. Kita pasti bisa menghadapi kesulitan dan persoalan itu, bila berjalan dengan Tuhan.Jangan mudah percaya dengan kata-kata atau berita yang melemahkan semangat kita. Yakinlah bahwa Tuhan mempunyai rancangan yang indah bagi kehidupan kita. Janganlah kita bersungut-sungut dalam menghadapi kesulitan dan persoalan yang ada, namun berdoalah serta berusahalah. Tetaplah kuat dan beriman teguh pada Kristus, maka pasti ada jalan keluar dari setiap kesulitan maupun persoalan yang kita hadapi. (ASWP)


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:


Ya Yesus Kristus, mohon pimpinlah aku dalam kehidupan di dunia ini. Tolong kuatkanlah iman dan pengharapanku kepada-Mu.

Comentarios


bottom of page