ILMU HITAM & ILMU PUTIH


Lukas 11: 14-23


14 Pada suatu kali Yesus mengusir dari seorang suatu setan yang membisukan. Ketika setan itu keluar, orang bisu itu dapat berkata-kata. Maka heranlah orang banyak. 15 Tetapi ada di antara mereka yang berkata: ”Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan.” 16 Ada pula yang meminta suatu tanda dari sorga kepada-Nya, untuk mencobai Dia. 17 Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: ”Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh. 18 Jikalau Iblis itu juga terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan? Sebab kamu berkata, bahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul. 19 Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu. 20 Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu. 21 Apabila seorang yang kuat dan yang lengkap bersenjata menjaga rumahnya sendiri, maka amanlah segala miliknya. 22 Tetapi jika seorang yang lebih kuat dari padanya menyerang dan mengalahkannya, maka orang itu akan merampas perlengkapan senjata, yang diandalkannya, dan akan membagi-bagikan rampasannya. 23 Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.”



Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia



Dengan teknik sinematografi yang masih sederhana, film silat Indonesia tahun 90-an terbukti banyak digemari masyarakat. Pendekar, pedang, tongkat, jurus, ilmu tenaga dalam adalah istilah-istilah umum yang sangat dikenal oleh pencintanya. Tema umum yang diangkat adalah kekuatan jahat pendekar yang menggunakan “ilmu hitam” yang pada akhirnya dikalahkan oleh si jagoan yang “berilmu putih.” Ada satu hal pasti yang bisa disimpulkan. Kesimpulannya adalah “ilmu hitam” sampai kapan pun tidak dapat bersatu dengan “ilmu putih.”


Jika “ilmu putih” si jagoan yang tidak jelas asal-usulnya itu kita terima sebagai sesuatu yang tak akan pernah bisa bersatu dengan “ilmu hitam” yang jahat, apalagi kuasa keilahian Yesus yang terlihat jelas dalam bentuk tindakan kasih yang konsisten dan terus menerus kepada setiap orang berdosa, maupun yang ditimpa kemalangan hidup serta sakit penyakit. Adalah hal yang sangat tidak beralasan, jika Yesus dituduh melakukan pengusiran setan dengan kuasa Beelzebul (ayat 14-17). Tidaklah mungkin kuasa jahat diusir dengan kekuatan jahat lainnya. Yesus mengetahui pikiran mereka dan berkata bahwa setiap kerajaan yag terpecah pasti binasa (ayat 17), begitu pun dengan iblis yang kekuasaannya terbagi-bagi (ayat 18).


Sobat Teruna, jika Tuhan Yesus dapat mengusir setan yang ada dalam diri seorang bisu (ayat 14), maka kekuatan kuasa-Nya jauh melampaui apa pun. Kehidupan kita yang boleh terus berjalan sampai hari ini pun, ada di dalam kendali kuasa Tuhan Yesus yang Maha dahsyat. Jangan ragukan itu. Tetaplah bergantung penuh pada kuasa Kristus. Dialah Sumber segala kasih dan karunia yang membimbing kita kepada kebenaran yang hakiki. Kristus membentuk kita menjadi saksi-Nya yang hidup dalam kehidupan pergaulan di tengah-tengah masyarakat. (VS)



Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :


Ya Bapa, tolong ajar aku untuk selalu mengandalkan kuasa-Mu di dalam setiap pergumulan hidupku.