IMAN TANPA PERBUATAN MENJADI MATI



 

Yakobus 2:24-26

24 Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman. 25 Dan bukankah demikian juga Rahab, pelacur itu, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia menyembunyikan orang-orang yang disuruh itu di dalam rumahnya, lalu menolong mereka lolos melalui jalan yang lain? 26 Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.



Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Apa yang dirasakan kalau sedang asyik scrolling Tiktok, Instagram, bermain Mobile Legend atau PUBG, tiba-tiba gadget yang digunakan mati karena baterainya habis? Beberapa teruna mungkin kesal atau malas beranjak dari posisi nyaman di atas kasur. Tetapi jika ingin tetap menggunakan handphone maka harus berusaha untuk mengisi baterai hp tersebut. Sebagus dan semahal apa pun suatu handphone kalau tidak memiliki baterai, maka handphone tersebut menjadi tidak berguna bagi pemiliknya.


Sobat Teruna, Yakobus 2:24-26 juga mengingatkan kita, bahwa iman tanpa suatu perbuatan tidak akan berguna dan menjadi sia-sia. Perbuatan yang dimaksud adalah melakukan apa yang diamanatkan oleh Firman Tuhan di dalam kehidupan kita sehari-hari. Inilah yang menjadi penegasan Yakobus dalam suratnya sehingga jemaat saat itu sungguh-sungguh mempraktekkan kehidupan yang sesuai dengan Firman Tuhan sehingga banyak orang mengalami kasih Tuhan melalui perbuatan-perbuatan mereka.


Sobat Teruna, kita memang sudah menjadi orang Kristen sejak kecil, namun jika kita masih suka melawan orang tua, mengejek teman-teman di sekolah, membohongi orang lain, malas beribadah dan melakukan perbuatan yang tidak benar, maka kita sama saja seperti handphone yang tidak memiliki baterai, ada tetapi tidak berguna. Kita perlu berusaha agar iman kita menjadi sempurna lewat perbuatan-perbuatan benar yang kita lakukan, seperti baterai yang harus diisi terus menerus agar handphone dapat berguna bagi pemiliknya. Semua orang memiliki iman, namun iman yang tidak dipelihara akan menjadi mati dan tidak berguna. Mari, rawatlah iman dengan terus melakukan Firman Tuhan di dalam kehidupan kita sehari-hari. Dengan demikian, iman kita akan terus hidup dan memberikan dampak baik bagi orang-orang di sekitar kita.(EYRB)



 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:


Bapa yang Maha Kasih, aku mohon anugerahkan hikmat-Mu agar aku bisa memelihara imanku kepada-Mu lewat melalui kehidupanku.