top of page

INNER BEAUTY



 

II Korintus 4 : 16-18

16 Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.

17 Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.

18 Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.

Alkitab Terjemahan Baru © Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia 1974, 2018.

 


Sobat Teruna, pernahkah kita mendengar suatu ungkapan dalam bahasa Inggris, yaitu, Inner Beauty, yang artinya kecantikan yang ada di dalam diri seseorang. Inner Beauty disematkan kepada seseorang yang secara fisik biasa-biasa saja, namun sikap dan tutur katanya menunjukkan keindahan seperti sopan dan berwawasan luas.


Melalui pembacaan Alkitab hari ini, Rasul Paulus mengajak kita untuk tidak mengutamakan apa yang kelihatan, melainkan yang tidak kelihatan, karena yang kelihatan hanya sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal. Artinya, apa yang ada di dalam diri seseorang, yaitu iman kepada Kristus, ketulusan dan kejujuran itulah yang utama bukan apa yang nampak di luar.


Sobat Teruna, sering kali kita melihat seseorang hanya dari fisik saja, seperti, wajah, apa yang dipakai (baju, sepatu, tas branded). Hal itu menjadi ukuran kita menilai, bergaul dan memperlakukan seseorang. Padahal, seperti yang dikatakan Firman Tuhan hari ini, sesuatu yang kelihatan tidak dapat bertahan lama, sifatnya sementara. Sebaliknya sesuatu yang tidak kelihatan yaitu iman kepada Kristus itu kekal. Menjalani kehidupan ini, ingatlah selalu jangan mengutamakan yang kelihatan (penampilan), tetapi perhatikanlah imanmu, hatimu dan pikiranmu. Marilah dalam menjalani kehidupan ini dan pergaulan pun kita tidak menilai dan memperlakukan sesama berdasarkan materi dan kemampuan kita secara fisik.


Sobat Teruna, mari bersedia belajar untuk mengutamakan kebaikan-kebaikan dari dalam diri kita. Penampilan boleh biasa saja, tetapi dalam bertutur kata dan bersikap, kita menjadi pembawa damai sejahtera. Ibarat handphone, jangan lihat casing depannya, tetapi lihat isinya atau aplikasinya yang canggih. Mari, Sobat Teruna, kita menjadi teruna-teruna yang senantiasa membawa keceriaan yang kekal bersama Tuhan Yesus yng memampukan kita. (AT)


 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna:


Ya Tuhan, mampukan aku dengan Roh Kudus-Mu untuk menjadi umat yang membawa berkat.

Comments


bottom of page